Walikota Kupang dan Keluarga Divaksin Covid-19

  • Bagikan
Walikota Kupang saat menerima Vaksin Pertama

NTT-News.com, Kupang – Setelah dinyatakan sembuh dari covid 19 beberapa bulan yang lalu, Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, bersama keluarga akhirnya menerima suntikan vaksin Covid-19. Langkah ini juga dalam rangka memberikan teladan kepada warga Kota Kupang, khususnya yang belum, untuk turut divaksin. Hingga saat ini vaksinasi di Kota Kupang baru mencapai 38 persen dari 70 persen warga yang ditargetkan.

Sebelumnya pada 1 Februari 2021 lalu, setelah melalui proses pemeriksaan Wali Kota dinyatakan positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi. Setelah menjalani isolasi dan perawatan selama kurang lebih 14 hari, Walikota akhirnya dinyatakan sembuh.

Baca Juga:  SDI Oebobo 1 Kota Kupang Tetap Terapkan Belajar Dari Rumah

Sesuai ketentuan, penyintas atau orang yang sembuh dari Covid-19 diperbolehkan menerima vaksinasi, dengan catatan suntikan vaksin diberikan tiga bulan setelah sembuh.

Didampingi istri, Ketua TP PKK Kota Kupang, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe dan puteranya, Walikota memutuskan untuk divaksin di RSUD SK Lerik Kota Kupang, Jumat (9/7). Saat disuntik vaksin oleh petugas, sambil mengacungkan jempol Walikota berseru kepada warga yang turut menyaksikan proses vaksin, “Bapa Mama jang lupa pi vaksin, lindungi diri kita dan keluarga!” Wali Kota berharap masyarakat Kota Kupang mau datang ke fasilitas kesehatan untuk divaksin, demi menjaga kesehatan diri dan keluarga.

Baca Juga:  Program GKH, Pohon Dipelihara oleh Pihak Ketiga Sampai April 2021

Sebelum divaksin, Walikota didampingi Kabag Prokopim Kota Kupang, Ernest Ludji, SSTP, M.Si, bersama Direktur RSUD SK Lerik, drg. Marsiana Halek dan jajarannya meninjau proses pembangunan sejumlah ruangan di rumah sakit tersebut.

Salah satunya adalah 10 ruangan isolasi bagi pasien positif Covid 19 yang sudah dilengkapi dengan fasilitas bedside monitor, yakni alat penunjang yang memonitor kondisi vital pasien positif covid 19 di ruang isolasi. Fasilitas tersebut baru dimiliki oleh 2 rumah sakit di Kota Kupang, yakni RSJ Naimata dan RSUD SK Lerik.

Baca Juga:  Cegah Covid-19 di Ramadhan, Pemkot Kupang Berkolaborasi dalam Takjil Online

Selain itu Walikota juga berkesempatan untuk memeriksa kesiapan ruangan untuk laboratorium tes PCR dan penerapan oksigen sentral, yang dalam waktu dekat sudah bisa digunakan.

Kepada Direktur RSUD dan pengembang Walikota minta agar proses pekerjaan bisa segera diselesaikan dengan baik dan bisa digunakan untuk melayani warga yang membutuhkan. *PKP_ans

 

 

 

 

 

 

  • Bagikan