Walau Membeli Air Tangki, Persada Siap Panen 1.640 Tanaman Cabai

0
92
Markus Umbu Pati ketika melakukan penyemprotan pada tanaman cabai yang siap dipanen

NTT-News.com, WEBAR – Hanya bermodalkan membeli air seharga Rp.120.000/tangki, Petani tanaman cabai di Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat siap memanen 1.640 pohon tanaman cabai. Awalnya, tanaman Cabai ini berjumlah 2.250 pohon yang ditanam.

Tentunya, keberhasilan ini tidak terlepas dari dampingan Yayasan Bina Sejahtera yang bekerja sama dengan William and Lily Foundation. Dan juga dampingan penyuluh pertanian Kecamatan Wewewa Barat.

Ketua Kelompok Tani Persada, Markus Umbu Pati mengaku membeli air untuk memenuhi kebutuhan air pada tanamam cabainya. Namun demikian, ia terus melakukan perawatan pada tanaman cabai dengan berbagai keterbatasan.

Baca juga: YBTS Gelar Kegiatan Expo Sayuran Rainbow Garden Sesibu

Menurutnya, kebutuhan air sangat dibutuhkan pagi dan sore hari untuk menyirami tanaman cabai tersebut. Satu tangki ukuran 5 ribu liter hanya bisa digunakan selama seminggu. Dirinya harus memanilisir penggunaan air terhadap ribuan tanaman cabai.

“Saya hanya bisa membeli air untuk menyirami tanaman cabai ini. Satu tangki itu seharga Rp.120.000. Tentunya membutuhkan biaya yang cukup khusus pengadaan air,” ungkapnya ketika ditemui di lokasi tanaman cabai, Jumat (05/08/2022).

Ia menjelaskan, sejumlah tanaman cabai harus gagal panen dikarenakan kekurangan air. Pasalnya, pasokan air tangki tidak bisa menjangkau semua tanaman cabai tersebut. Kebutuhan air juga sangat diperlukan saat penyemprotan.

“Penyiraman dilakukan hampir setiap pagi dan sore, kadang juga hanya sore hari karena kesulitan dapat pasokan air. Saya harus memanilisir air itu supaya semua tanaman cabai ini disirami yang walaupun takaran airnya tidak merata. Untuk penyemprotan pun membutuhkan air yang cukup,” jelasnya.

Baca juga: YBTS Terus Melakukan Pendampingan Terhadap Kelompok Tani di SBD

Selain itu, Dia menyebut peralatan pertanian lainnya masih sangat kurang. Sebagian aktivitasnya mulai dari pembukaan lahan hingga saat ini dilakukan secara tradisional.

Ia berharap supaya bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan pertaniannya.

Baca Juga: Petani Berbudidaya Tanaman Hortikultura, Ribuan Tanaman Cabe Sudah Berbunga

Pada Lahan Kelompok Tani Persada ini, selain cabai juga ditanam tanaman komoditi lainnya. Yakni, kangkung, batang hijau, tomat, buncis, kacang panjang dan paria/pare. (RIAN)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini