TNI-Polri Belu Gandeng Pemuda Gereja Perketat Pengamanan Perayaan Paskah

  • Bagikan
Pasukan TNI dan Polri Turut Mengamankan Perayaan Paskah di Kabupaten Belu

NTT-News.com, Atambua – Aparat TNI-Polri di Kabupaten Belu, Propinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) memperketat pengamanan menjelang dan saat perayaan Paskah berlangsung di rumah- rumah Ibadat.

Kapolres Belu, AKBP Khairul Saleh kepada wartawan menegaskan, pihaknya memperketat dan meningkatkan pengamanan untuk menjamin keamanan umat dan jemaat dalam menjalankan kegiatan ibadah di masa pekan Paskah yang dimulai dari Kamis Putih, Jumat Agung hingga puncaknya pada Minggu Paskah.

Pengamanan perayaan Paskah di wilayah yang berbatasan langsung dengan Timor Leste itu jelas Kapolres diperketat dengan Patroli gabungan personil TNI-Polri yang dipimpin langsung dirinya, sterilisasi tempat ibadah (Gereja) dan plotting anggota (Pos Pengamanan) di sejumlah tempat ibadah.

Baca Juga:  Perayaan Minggu Palma di Paroki Sasi Digelar Secara Tatap Muka & Patuhi Prokes

“Iya, kita lakukan patroli, sterilisasi dan plotting anggota dalam rangka operasi semana santa dengan sasaran umat yang akan melaksanakan ibadah Paskah di gereja-gereja,” ungkap Kapolres Khairul usai memimpin Patroli menggunakan Sepeda Motor mengelilingi Kota Atambua dan mendatangi sejumlah tempat ibadah (Gereja), Kamis pagi kemarin (01/04/2021)

Kata Kapolres Khairul pengamanan dilakukan pihaknya bersama personil dari unsur TNI sambil berkoordinasi dengan petugas keamanan internal Gereja agar tidak mengganggu aktivitas ibadah.

Baca Juga:  Perayaan Minggu Palma di Paroki Sasi Digelar Secara Tatap Muka & Patuhi Prokes

“Anggota gabungan TNI-Polri kurang lebih 200 personil bersama pemuda gereja,” katanya.

Selain pengamanan kata Kapolres, pihaknya juga bersilaturahmi dengan tokoh agama (Pastor dan Pendeta) untuk berkoordinasi agar pelaksanaan perayaan Paskah tetap memperhatikan atau menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19.

“Kemudian juga kita silaturahmi dengan Romo (Pastor), Pendeta untuk menjaga protokol kesehatan. Jadi selain menjaga keamanan juga tetap menjaga protokol kesehatan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Perayaan Minggu Palma di Paroki Sasi Digelar Secara Tatap Muka & Patuhi Prokes

Merespon bom Gereja Makassar, Kapolres menuturkan agar warga tidak perlu khawatir dengan aksi-aksi itu. Namun kapolres Belu menghimbau untuk warga tetap waspada.

“Tidak perlu khawatir, kita lawan bersama. Jika melihat yang mencurigakan cepat di informasikan dan pihak kita akan tindak lanjuti. Semua warga perlu waspada untuk antisipasi kegiatan atau ada orang-orang yang melakukan aktivitas yang mencurigakan seperti itu,” pungkasnya.

Laris Mataubana

  • Bagikan