Tingkatkan Pendapatan Daerah, Walikota Kupang Minta Bapenda Kreatif Membuat Terobosan

0
333
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore

NTT-News.com, Kupang – Walikota Kupang, Dr. Jefirstson R. Riwu Kore,MM,MH, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kupang untuk kreatif membuat terobosan guna meningkatkan pendapatan daerah dari pajak. Permintaan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Pekan Panutan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Pemerintah Kota Kupang Tahun 2022, Kamis (14/7) lalu.

Mantan Direktur Keuangan dan Pengawasan pada Jakarta Convention Centre ini mendorong Bapenda Kota Kupang untuk mengkreasi terobosan-terobosan yang out of the box supaya bisa mencapai pendapatan asli daerah yang ditargetkan. Selain bekerja sama dengan perbankan untuk pemanfaatan fitur-fitur pembayaran online, Bapenda juga menurutnya perlu mempertimbangkan kreasi berupa insentif bagi wajib pajak yang disiplin.

“Insentif dimaksud bisa berupa potongan pajak, bisa juga berupa hadiah-hadiah. Jadi tidak hanya sekedar kertas penghargaan bagi wajib pajak panutan,” tambahnya.

Baca Juga: Ratusan Warga Kota Kupang Langsung Ajukan Kredit Tanpa Anggunan Bank NTT Pasca Ikuti Sosialisasi

Tak lupa Walikota mengingatkan pentingnya transparansi dari penerimaan pajak oleh para petugas, sehingga tidak ada persoalan hukum di kemudian hari. Walikota Kupang juga menyampaikan terima kasih kepada para wajib pajak di Kota Kupang yang sudah menjadi panutan karena disiplin membayar pajak tepat waktu.

Menurutnya keteladanan mereka merupakan langkah yang memberikan dampak luar biasa bagi pembangunan. Diakuinya pembangunan di suatu daerah tidak akan berhasil tanpa dukungan dari para wajib pajak. Dia optimis jika semua wajib pajak disiplin menunaikan kewajibannya tepat waktu, maka pendapatan asli daerah (PAD) yang ditargetkan bisa tercapai dengan mudah.

Baca Juga: Wawali Dukung Pembentukan Forum Peduli Sungai Lintas Kota dan Kabupaten Kupang

Pada kesempatan yang sama Wali Kota juga mengingatkan, tantangan pembangunan Kota Kupang di tahun-tahun mendatang makin berat. Dengan keterbatasan dana, Pemkot Kupang harus tetap memastikan pembangunan terus berjalan. Salah satunya adalah kelanjutan dari SPAM Kali Dendeng yang mendapat dukungan dana dari pemerintah pusat.

Dengan kemampuan produksi air bersih 150 liter/detik, SPAM Kali Dendeng diperkirakan mampu melayani kebutuhan air bersih untuk 12 ribu sambungan rumah (SR). Saat ini baru 1000 SR yang terlayani. Untuk bisa mencapai rumah-rumah warga, perlu dilakukan pemasangan pipa sekunder dan tersier yang membutuhkan dana sekitar Rp 35 hingga Rp 46 miliar.

Baca juga: Program Pemerintah Kota Kupang Menyentuh Kebutuhan Warga Kurang Mampu, Walikota Diapresiasi Rohaniawan

Selain itu, sesuai dengan komitmennya untuk pemasangan SR bagi warga kurang mampu dilakukan secara gratis, dibutuhkan dana sekitar Rp 30 miliar, yang untuk sementara ditanggung oleh Pemkot Kupang dan nantinya akan diganti dengan bantuan “water hibah” dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Walikota Kupang dan Gus Ipul Bahas Kota Pasuruan Sebagai Tuan Rumah Rakerkomwil 2023

Walikota memperkirakan total dana yang dibutuhkan kurang lebih Rp 76 miliar, yang perlu disiapkan oleh Pemkot Kupang, yang salah satu sumber utamanya berasal dari pendapatan pajak daerah.

Sementara Kepala Bidang PBB dan BPHTB pada Bapenda Kota Kupang, Anastasia Manafe, SSTP, MM, menyampaikan bahwa pihaknya telah membuat kegiatan Pekan Panutan Pembayaran PBB-P2 Tingkat Kota Kupang tahun 2022 akan dilaksanakan selama 7 hari, sejak 14 Juli hingga 22 Juli 2022.

Baca Juga: SBD Fokus Tingkatkan Pendapatan Daerah

Tujuan dari kegiatan itu adalah untuk mengajak dan memberikan keteladanan guna mendorong serta meningkatkan kesadaran wajib pajak yang ada dalam wilayah Kota Kupang untuk melakukan pembayaran pajak tepat waktu.

Dalam acara pembukaan tersebut, Walikota berkesempatan menyerahkan piagam penghargaan kepada 10 wajib pajak panutan, antara lain; PT. Angkasa Pura, Bank Indonesia Perwakilan NTT, PT. Pelindo III Kupang, PT. Pertamina Depot Tenau, PT Bank NTT, PT. Nusa Wisata Indah, BRI Cabang Kupang, Toko Piet, Hotel Kristal dan Hotel Maya.

Baca Juga: Walikota Tegaskan Semua Pimpinan OPD Tidak Bepergian Ke Luar Daerah Selama Masa Sidang

Setelah acara pembukaan, Anggota DPD RI, Ny. Hilda Riwu Kore Manafe sekaligus sebagai istri Walikota Kupang berkesempatan melakukan pembayaran PBB perdana pada loket Bapenda Kota Kupang. (Adv/rey)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini