SBD Kembali Zona Merah, 1 orang Terpapar Covid 19 Kluster Lokal

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya, dr. Yulius Kaleka

NTT-News.com, Kupang – Dua hari lalu Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) dinyatakan kembali berada pada zona hijau, namun, Jumat 2 Oktober 2020 SBD kembali ke zona merah dengan bertambahnya satu orang Pasien 05 terpapar Covid-19 kluster lokal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan swap dari RSUD Umbu Rara Meha, Waingapu Kabupaten Sumba Timur terhadap salah satu pasien bernama SIL yang berdomisili di kecamatan Kota Tambolaka Kabupaten SBD, dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19.
Pasien SIL bukan merupakan pelaku perjalanan.

Baca Juga:  65 Orang Terdata Pernah Melakukan Kontak dengan Pasien Meninggal karena Corona

SIL yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya masuk RS. Karitas Weetebula pada tanggal 23 September 2020, dengan riwayat demam, nyeri ulu hati dan diare akut.

Pada tanggal 25 september 2020, pasien melakukan pemeriksan rapid test dan mendapat hasil non reaktif. Sehingga tanggal 26 September 2020 pasien diijinkan pulang dan isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga:  Satu Pasien Gejala Covid-19 Di Belu Meninggal Dunia

Pada tanggal 30 September 2020 yang bersangkutan kembali mendatangi RS. Karitas Weetebula untuk pengambilan swab dan spesimen. Swab diantar ke Laboratorium RSUD Umbu Rara Meha Waingapu pada tanggal 02 Oktober 2020 dan diperoleh hasilnya positif.

Sejak pulang yang bersangkutan tidak kemana-mana dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Juru bicara penanganan covid-19 SBD drg. Yulianus Kaleka mengajak masyarakat untuk tetap menjaga diri dan keluarga dari ancaman bahaya Covid 19, dengan cara mematuhi anjuran protokol kesehatan yakni menggunakan masker dengan baik dan benar, rajin mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir sebelum menyentuh wajah, menjaga jarak, menghindari kerumuman pada tempat-tempat ramai, makan makanan bergizi, istrahat yang cukup dan hindari stress.

Baca Juga:  Camat Kodi Balaghar: Covid-19, Momentum Bagi Masyarakat untuk Tingkatkan Kualitas Hidup

Penulis : Paul

  • Bagikan