Sayembara Logo dan Mars Pesparani II Berhadiah Puluhan Juta Rupiah

  • Bagikan
Panitia Pesparani saat melaunching Sayembara Logo dan Mars Pesparani II Katolik

NTT-News.com, Kupang – Panitia Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) II Katolik membuka sayembara Logo dan Mars. Sayembara desain Logo dan Mars Pesparani tersebut berhadiah puluhan juta rupiah. Lauching sayembara yang dimaksud berlangsung di aula FKUB NTT, Rabu, (12/02/2020).

Hadir pada kesempatan itu Ketua Umum Pesparani Katolik Nasional II, Jamaludin Ahmad, Ketua LP3K, Frans Salem, Ketua Pelaksana Pesparani, Sinun Petrus Manuk, Vikjen Keuskupan Agung Kupang, Romo Gerarardus Duka, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi NTT, Sarman Marselinus.

Ketua Panitia Pesparani, Sinun Petrus Manuk mengatakan sayembara tersebut terbuka untuk umum. Adapun sayembara untuk Mars Pesparani adalah senilai Rp. 30.000.000 dan Rp. 20.000.000, untuk Logo Pesparani.

Baca Juga:  Panitia Pesparani Temui Wakil Walikota Kupang

“Tahapan pendaftaran dan pemasukan karya untuk sayembara mars dan logo akan dimulai dari tanggal 11 Februari hingga 19 Maret 2020. nanti para juri akan bekerja untuk menilai pada 20-27 Maret 2020 dan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2020,” kata Mantan Kepala Dinas Sosial Provinsi NTT ini.

Baca Juga:  Kota Kupang Tuan Rumah Pesparani Tingkat Provinsi

Dijelaskannya materi yang diserahkan
kepada panitia harus karya original dan belum pernah diperlombahkan secara formal.

Ketua Panitia Pesparani Nasional, H. Jamaludin Ahmad pada kesempatan itu mengatakan pelaksanaan Pesparani II di Kupang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Ia mengaku telah bertemu dengan sejumlah pihak untuk menghadirkan orang nomor satu di Indonesia itu di Kupang.

“Bapak Wakil Gubernur sudah bertemu Bapak Presiden untuk menyampaikan kalau NTT menjadi Tuan Rumah Pesparani dan meminta kesediaan presiden untuk hadir,” kata Ketua PWNU NTT ini.

Baca Juga:  Jadi Tuan Rumah Pesparani Nasional, NTT Mulai Persiapkan Berbagai Hal

Jamaludin yang juga pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT ini mengatakan selalu Ketua Panitia dirinya juga bertemu dengan Wakil Presiden RI, Kyai Haji Mar’uf Amin untuk hal yang sama.

“Saya menyampaikan, bahwa ditunjuk sebagai ketua Panitia Pesparani Nasional II di NTT. Beliau sangat respon dan saya juga memohon kesediaan beliau untuk menutup Pesparani ini. Pada prinsipnya Pak Amin siap dan akan kita menyampaikan secara resmi melalui surat gubernur,” katanya.

Penulis : Rey

  • Bagikan