Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Gelar Sweeping di Perbatasan NKRI-RDTL

  • Bagikan
Anggota TNI Perbatasan NKRI-RDTL melakukan sweeping warga

NTT-News.com, Kefamenanu – Untuk mencegah terjadinya tindakan ilegal di daerah Perbatasan NKRI-RDTL, Satgas Yonarmed 3/105 Tarik menggelar kegiatan sweeping di sepanjang daerah perbatasan yakni Desa Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selasa, (5/01/2021).

Kegiatan ini di lakukan guna mencegah terjadinya penyelundupan barang ilegal di daerah perbatasan. Pasalnya beberapa waktu lalu telah terjadi penyelundupan barang seperti petasan, dan pakaian.

Namun pada beberapa tangkapan tersebut oknum pelaku tidak dapat ditemukan, Maka untuk mencegah terjadinya penyelundupan Anggota TNI melakukan sweping kepada setiap pengendara yang lewat dan memastikan barang yang dibawa.

Baca Juga:  Atasi Kekeringan, Prajurit TNI di Perbatasan Sosialisasi Tanam Pohon

Komandan satuan tugas (Dansatgas) Yonarmed 3/105 Tarik, Letkol Arm Laode Irwan Halim, S.I.P., M.Tr.(Han)., mengatakan kegiatan sweeping ditingkatkan karena belakangan banyak terjadi kegiatan penyelundupan barang ilegal di jalan sepanjang perbatasan.

“Dengan adanya beberapa upaya penyelundupan barang ilegal oleh oknum tidak bertanggung jawab yang berhasil digagalkan, maka Satgas menganggap perlu untuk meningkatkan kegiatan sweeping selama beberapa hari ke depan di jalur-jalur tikus yang berpotensi dimanfaatkan,” Kata Dansatgas.

Baca Juga:  Ajak Masyarakat Pola Hidup Sehat, Satgas TMMD Bangun Jamban

Dirinya juga mengatakan, kegiatan ini juga di lakukan untuk mencegah penyelundupan barang-barang terlarang secara ilegal melalui jalur perbatasan.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya kegiatan penyelundupan barang secara ilegal seperti senjata tajam, senjata api, bahkan narkoba atau barang terlarang lainnya. Yang tentunya kalau barang tersebut dibawa ke jalur ini dengan cara disembunyikan maka sudah pasti ilegal karena ini jalur tidak resmi,” tambah Dansatgas.

Baca Juga:  Pusterad Gelar Asistensi teknis Binter Satnonkowil di Yonif 743/PSY Brigif 21 Komodo

Selain itu Dansatgas juga menghimbau kepada seluruh jajaran posnya agar selalu waspada dan tidak lengah, karena tidak dapat diketahui kapan oknum tersebut memulai aksinya, serta iya juga berharap kepada masyarakat agar ikut terlibat dalam rangka menjaga keamanan perbatasan dengan melaporkan dan memberikan informasi sebanyak-banyaknya jika menemukan adanya kegiatan yang mencurigakan.

Fridus ciompah

  • Bagikan