Satgas Covid-19 SBD Jemput 2 Jenazah Positif dari Denpasar

0
126
Jenazah Covid-19 di SBD

NTT-News.com, Tambolaka – Satgas COVID-19 Sumba Barat Daya (SBD) menjemput 2 jenazah yang terpapar COVID-19 dari Denpasar di pelabuhan Waingapu Sumba Timur Nusa Tenggara Timur, Senin (6/9/2021).

Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten SBD tak kenal lelah dalam menjalankan tugasnya guna mencegah dan memutus  mata rantai penyebaran COVID-19 yang melanda dunia khususnya Kabupaten SBD saat ini.

Baik siang maupun malam, Satgas COVID-19 SBD selalu siap dan siaga untuk menjalankan tugasnya baik dalam melakukan edukasi pada masyarakat maupun dalam melakukan penjemputan pasien positif dan kontak erat untuk menjalankan isolasi mandiri dan isolasi terpusat secara terpadu.

Tidak ketinggalan tim pemulasaran jenazah terkonfirmasi COVID-19, yang tidak pernah lalai dalam menjalakan tugasnya hingga tengah malam bahkan subuh. Tim Satgas COVID-19 SBD yang terdiri dari Dinkes, Kodim 1629/SBD, Polres SBD, Satbrimobda Yon C SBD, Pol PP, Perhubungan dan BPBD selalu siap siaga menjalankan tugasnya tanpa menunda-nunda waktu.

Tim Satgas COVID-19 SBD menanti kedatangan 2 jenazah COVID-19 dari Waingapu yang meninggal dunia di Denpasar 3 minggu lalu dan dikirim melalui kapal Egon. Bekerja sama dengan Satgas Kecamatan dan Pemerintah Kecamatan, Satgas COVID-19 langsung melakukan pendekatan dengan keluarga untuk dilakukan pemakaman secara protokol COVID-19.

Adapun 2 jenazah tersebut berasal dari kampung Weelonda, Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka atas nama Regina R. Bela usia 26 tahun. Sedangkan Benediktus Bali Mema usia 57 tahun berasal dari kampung Ratenggaro Desa Manu Toghi Kecamatan Kodi Bangedo.

Ketua Pelaksana Posko COVID-19 SBD, Mathias Jenga yang dihubungi media via telepon mengatakan kedua jenazah tersebut meninggal dengan COVID-19 di Denpasar Bali berdasarkn hasil  pemeriksaan Swab PCR pada tanggal 28 Agustus 2021 atas nama Regina R Bela, sedangkan Benediktus Bali  Mema dinyatakan positif hasil pemeriksaan PCR pada tanggal 12 Agustus 2021.

“Setelah RS Sanglah Denpasar melakukan kremasi mayat, lalu pada tanggal 6 Sep 2021 tiba di Waingapu dengan menggunakan kapal Egon, jenazah dijemput oleh Tim Satgas COVID-19 SBD  dari Waingapu,” katanya.

Lebih lanjut Mathias menjelaskan setelah dilakukan pendekatan dengan pemerintah kecamatan oleh Tim Satgas Kecamatan, kedua jenazah tersebut dikubur secara protokol COVID-19. Jenazah pertama dimakamkan di Weelonda Desa Watukawula, Kecamatan Kota Tambolaka dan dilanjutkan dengan pemakaman jenazah kedua di Ratenggaro Kodi Bangedo.

Dalam kesempatan itu tak putus-putusnya Mathias menghimbau masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan, karena COVID-19 adalah musuh bersama yang tidak kelihatan.

“Masyarakat harus percaya bahwa COVID-19 itu benar ada, dan disiplin 5M adalah kunci kita bisa melawan COVID-19,” tuturnya. (Ist/rey)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini