Ratu Rosari Atie : Menulis Adalah Cermin Kehidupan

  • Bagikan
Ratu Rosari Atie

NTT-News.com, Kefamenanu – Maria Ratu Rosari Atie (24), Sosok wanita yang dikenal tangguh dan memiliki kepribadian menawan, paras yang cantik dan senyuman yang memikat kalangan pria pada umumnya, bukan saja cantik tapi kelebihan dalam menulis membuat dirinya sungguh berbeda dengan kalangan wanita lainnya.

Menulis adalah suatu pekerjaan yang sangat berarti karena dengan menulis kita diibaratkan belajar dua kali lipat membaca dengan indera penglihatan dan menulis dengan indera peraba atau perasaaan yang mendalam, menulis itu ibarat seseorang yang mau belajar berenang ketika ia melompat dalam sebuah kolam ia mestinya memakai alat pembantu untuk keseimbangan tubuhnya tetapi lama-kelamaan ia akan terbiasa dan pada akhirnya menjadi seorang perenang yang profesional.

Baca Juga:  HUT RI, 73 Napi di TTU dapat Remisi Umum

Ratu Rosari Atie, sosok wanita yang di tanya media ini terkait hobinya menulis, melalui pesan singkat whatsapp, Rabu malam (23/12/2020), mengisahkan bahwa dirinya sangat suka menulis, karena darinya ia banyak memahami pribadinya yang bebas dan tak ada tekanan yang membebani dirinya.

“Suka saja di dunia menulis bisa membuat kita mengekspresikan apa Saja tanpa tekanan atau batasan ruang dan waktu,” tulisnya dalam pesan WA.

Baca Juga:  Peringati Hari Buruh Internasional, LMND Gelar Aksi Demo

Ibu yang akrab disapa Tutu menambahkan bahwa , menulis itu adalah cermin kehidupan dengan demikian kita bisa meluapkan apa saja yang tertanam dalam diri dan hati kita.

“Bagi Saya defenisi menulis adalah luapan ide dan imajinasi cermin kehidupan,” ungkapnya.

Dirinya memiliki cita-cita yang sangat mulia dalam hal menulis terkhususnya dirinya ingin memotivasi para kaumnya (wanita), serta membuka pikiran untuk melawan dunia patriarki melalui tulisan-tulisannya.

Baca Juga:  Pengalaman Birokrasi, Barometer Rakyat Memilih Pemimpin

Dirinya kini bekerja sebagai salah seorang sataf pengajar Di SMA N Lurasik, yang berperan aktif dalam menulis sampai kini ia memiliki blogger tersendiri untuk meluapkan rasa dalam diri melalui tulisannya.

Penulis: Laris Mataubana

  • Bagikan