Polsek Webar Bakar Bangkai Babi di Bahu Jalan Watukagorok

0
298
Kapolsek Wewewa Barat bersama anggotanya membersihkan Bangkai Babi

NTT-News.com, Webar – Polisi Sektor Kecamatan Wewewa Barat (Webar) peduli kesehatan dan kenyamanan pengguna jalan dengan membakar dan menguburkan bangkai babi yang diduga terserang virus African Swine Fever (ASF). Pasalnya, hampir seluruh pesisir jalan tercium bau busuk yang sudah membuat pengguna jalan tidak nyaman. Demikian dikatakan oleh Kepala Kepolisian Sektor Wewewa Barat, IPDA Arviandre Maliki,S.Tr.K, pada Jumat (08/05/2020).

IPDA Arrviandre menyebutkan, bahwa kepedulian anggotanya dalam membersihkan bangkai ternak babi merupakan bukti kepeduliaan terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan di wilayah pimpinannya. Dengan demikian, pengguna jalan antar kota dapat melalui jalan tanpa hambatan.

“Ini salah bentuk kepedulian kami terhadap semua masyarakat selaku pengguna jalan,” ujar dirinya.

IPDA Arviandre menambahkan bahwa akan melakukan pembersihan bangkai sepanjang jalan di wilayah pimpinannya.

Menurutnya, untuk saat ini, baru dibahu jalan hutan Watukagorok yang ditemukan pembiaraan bangkai ternak babi. Dengan demikian, lagi tambah IPDA Arviandre, akan menjawab keluhan masyarakat di media sosial.

Lebih lanjut, IPDA Arvieandre juga menghimbau masyarakat supaya tidak membuang bangkai apa pun di fasilitas publik, serta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan hidup dengan cara menguburkan atau membakar ternak babi yang sudah mati.

“Saya sangat mengharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kenyamanan bersama, kalau ada oknum pelaku yang ditemukan, kami akan panggil dan melakukan pembinaan,” ujar dirinya.

Ditemui terpisah, salah seorang pengemudi roda dua, Raimundus Lede, mengapresiasi sikap peduli Kepolisian Sektor Wewewa Barat dalam upaya menjaga kenyamanan pengguna jalan. Dirinya juga berharap supaya dinas lingkungan hidup dapat mengambil sikap dalam menangani persoalan ini.

Selain itu, dirinya juga berharap supaya Dinas Peternakan segera sosialisasikan penyebab kematian ternak babi dan memberi solusi kepada masyarakat dalam penanganan wabah penyakit pada ternak babi ini.

“Saya sangat mengapresiasi sikap baik kepolisian Kecamatan Wewewa Barat dalam membersihkan bangkai itu, saya juga sangat mengharapkan supaya pemerintah SBD lewat dinas lingkungan hidup bisa peduli dengan kebersihan fasilitas umum,” harap dirinya.

Penulis : Rian

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini