Polres TTU Semprot Disinfektan di Ruang Publik

  • Bagikan
Mobil Water Canon Polres TTU

NTT-News.com, Kefamenanu – Untuk memutuskan mata rantai covid 19,Pihak Kepolisian Resor Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi NTT, gandeng tim gugus covid 19 hari ini menggelar penyemprotan disinfektan di area publik. Rabu, (30/06/2021).

Kegiatan penyemprotan di lakukan atas instruksi Kapolda NTT Kepada seluruh Polres yang ada di Provinsi NTT melakukan penyemprotan massal. Pasalnya kasus covid 19 di NTT kian meningkat.

Kepala Kepolisian Resor Kefamenanu, Kabupaten TTU AKBP Nelson Filipe Diaz Quintas Kepada Awak media mengatakan, Kegiatan tersebut dilakukan atas instruksi Kapolda NTT.

Baca Juga:  Bantuan Beras Dinsos di Lenaus Berujung Konflik

Dikatakannya karena kasus Covid 19 di Provinsi NTT kian meningkat.

Maka itu Kata Nelson hari ini Pihak Kepolisian TTU menggandeng, Kodim 1618 TTU, Dinas Kesehatan TTU, BPBD TTU melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan water canon di tempat-tempat terbuka.

“Tanggal 30 ini kita melakukan penyemprotan di seluruh NTT perintah dari Pak Kapolda, di tempat – tempat terjadi kerumunan masal, seperti pasar, Gereja, Masjid, BUMN,” Jelasnya.

Baca Juga:  Ray Fernandez Pimpin Upacara Memperingati Hari Lahir Pancasila

Tambah Nelson Kegiatan ini di lakukan kerena covid di NTT meningkat, maka kita berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Timor Tengah Utara Drs. Juandi David rapat bersama tim gugus untuk melakukan kegiatan pemutusan mata rantai covid 19.

“Kita lakukan ini karena kasus di NTT naik dan TTU juga sudah naik jadi 41 ini yang kemarin kita koordinasi dengan Pak Bupati kumpulkan kita lakukan rapat untuk menangani covid ini,” Jelasnya.

Baca Juga:  Beginilah Fasilitas Belajar Anak Bangsa di Wilayah Batas NKRI

Pada kesempatan itu Nelson menambahkan, pihak Kepolisian juga sekarang lagi menggenjot vaksinasi guna memenuhi target 1 juta per hari sesuai instruksi Presiden Joko widodo melalui Kapolda NTT.

“Kita juga terus melakukan vaksinasi tiap hari minimal 500 Kk yang kita harapkan,” Kata Nelson.

  • Bagikan