Pilkades SBD Hitung Hari, Cakades WEBAR Ikrarkan Pilkades Damai

  • Bagikan
cakades wee kurra seusai bacakan ikrar integritas pilkades damai

NTT-News.com, WEBAR-Pemilihan serentak kepala desa definitif dan  antar waktu lingkup wilayah kecamatan kabupaten Sumba Barat Daya tinggal menghitung hari lagi. Demi menciptakan pilkades yang aman, damai dan tertib, Calon Kepala Desa yang berada di wilayah Kecamatan Wewewa Barat mengikrarkan pilkades damai yang dibacakan oleh salah satu cakades dari Desa Wee Kurra. Serta ditanda tangani oleh semua calon kepala desa, pada Kamis(17/06/2021) di aula kantor camat Wewewa Barat.

Pengikraran pakta integritas oleh calon kepala desa di saksikan oleh Kepala Biro Operasional POLDA NTT, AS 1 SBD,  Kapolres SBD, DANDIM 1629 SBD, Komandan BRIMOD POLDA NTT, Camat Wewewa Barat, Kapolsek WEBAR, , anggota DPRD SBD dapil III, dan Ketua Panitia tingkat desa.

Asisten I,  Christofel Horo, meyebut bahwa ikrar integritas calon kepala desa akan menjadi motivasi dalam menyukseskan pilkades serentak mendatang. Menurutnya, pemahamana pada tahapan ini, pilkades harus dipandang sebagai salah satu pesta demokrasi yang berintegritas. Serta menjadi pesta rakyat desa yang penuh dengan kedamaian. Dirinya menjelaskan bahwa pilkades yang damai terjadi apabila semua kader terbaik yang ikut berkompetisi benar-benar bertanggung pada ikrar yang sudah diucapkan.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Kabali Dana Serahkan Maklumat Kapolres SBD

“bapak/ibu sebagai kader terbaik yang ikut berkompetisi dalam pemilihan kepala desa ini, harus bertanggung jawab dengan apa yang diucapkan, dengan demikian, kita akan merasakan nuansa kedamaian ketika kita berkomitmen melalui proses dengan arif,”ujar mantan kadis pariwisata itu.

Christofel mengharapkan supaya kenyamanan saat masa kampanye atau pun masa pencoblosan nantinya, proses pilkades tetap kondusif. Dirinya juga menghimbau semua masyarakat agar tidak terjebak dengan isu sara dan dendam politik. Selain itu, Christofel meminta panitia penyelenggara tingkat desa agar mengedepankan integritas dan netralitas dalam menyukses pilkades serentak. Pasalnya, panitia tingkat desa menjadi garda terdepan keberhasilan pilkades serentak ini.

“saya berharap agar masyarakat tetap mengamankan diri. Tidak lupa untuk semua panitia penyelenggara tingkat agar tetap profesional dalam menjalankan tugas. Tidak lupa pula, supaya kita tetap bersatu dalam memutuskan mata rantai Covid-19 dengan mentaati protokol kesehatan,”harap dirinya.

Baca Juga:  Diduga Penuh Kecurangan, Proses Pilkades Ponu Dibatalkan

Ditemui terpisah,calon Kepala Desa Kabali Dana, Petrus Bulu Walu, mengapresia deklarasi kampanye damai yang diselenggarakan oleh pemerintah lingkup Kabupaten Sumba Barat Daya. Deklarasi ini, Menurut dirinya, sangat bermanfaat untuk semua kader-kader yang ikut berkompetisi dalam pemilihan serentak kepala desa defenitif dan antar waktu. Pasalnya, Kabupaten Sumba Barat Daya sangat urgen dengan kasus dendam politik. Sehingga, Kata Petrus , bersedia mengamankan pendukung dan mensosialisasikan hasil kampanye damai di wilayah desa pemilihannya.

“baru-baru ini kita dihidangkan dengan informasi pembunuhan di salah satu wilayah kecamatan. Saya membabaca bahwa bentuk kriminal itu hanya unsur dendam lalu dikaitkan dengan pesta demokrasi di desa. Ini sangat berpotensi rawan kalau kita menerapkan aksi-aksi itu,”ujar dirinya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa di wilayah desa pemilihannya masih dalam pantauan aman dan tentram. Semua calon Kepala Desa Kabali Dana, lagi jelas Petrus, sangat aktif dalam menjaga kenyamanan bersama. Serta menghindari isu sara dalam berkampanye.

Baca Juga:  Yance: Pilkades di Malaka ditunggangi Kepentingan Pemerintah

Dirinya menuturkan bahwa penandatanganan ikrar integritas cakades akan menjadi refrensi bersama dalam menjaga persatuan dan kesatuan. Petrus berharap supaya semua bentuk pembekalan yang dilaksanakan oleh pihak kabupaten dan kecamatan bisa di implementasikan. Tidak terlepas pula tugas dan tanggung jawab panitia tingkat untuk terus memantau bentauk-bentuk kampanye hitam.

“ini menjadi tugas kita bersama, bukan hanya akami sebagaai cakades saja. Karena semua akan bisa terealisasi apabila kita bergotong royong dalam mewujudkan niat baik ini. Saya juga tetap pada keyakinan bahwa panitia tingkat desa adalah jiwa muda yang memiliki integritas dalam proses pilakades ini,”tutup Petrus.

Pantauan media, Deklarasi damai cakades se-kecamatan Wewewa Barat berjalan dengam tentram. Serta semua tamu undangan yang hadir mentaati protokol kesehata yang di tandai dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak.(Rian)

  • Bagikan