Perjuangan Ansy Lema di Senayan Soal Kedaulatan Pangan Didukung Petani NTT

  • Bagikan
Petani, Kabupaten Kupang NTT

NTT-News.com, Kupang – Salah satu Kelompok Tani di Kabupaten Kupang yakni Kelompok Tani Manekat, mendukung sekaligus memberikan apresiasi terhadap perjuangan Anggota DPR RI, dari PDIP, Yohanis Fransiskus Lema di senayan soal kedaulatan pangan.

Demikian hal ini diungkapkan para petani asal desa Mata Air dan Desa Penfui Timur, kepada awak media disela kegiatan pembukaan jalan baru kurang lebih 1500 meter dari hasil patungan petani, Jumat 25/09 kemarin.

Anggota Kelompok Tani, Yesaya Ndoen, mengungkapkan dukungan mereka terhadap sosok pria yang akrab disapa Ansy Lema itu bermula lewat media sosial, dimana pemimpin muda itu terlihat gigih memperjuangkan soal kedaulatan pangan sama seperti yang dilakukan petani dilahan percontohan mereka saat ini.

Baca Juga:  Paket Sandel: Tatap Muka Kampanye yang Efektif

“Kami tinggal dipelosok, kebetulan ada paket data jadi kami kenal beliau lewat youtube,Ia pemimpin muda milenial yang punya perhatian bagi kaum petani sehingga kami sepakat akan mengundang beliau untuk meresmikan jalan ini,” Jelas Yesaya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Jhon Sabaat mengatakan, mereka punya kerinduan dapat menghadirkan mantan juru bicara Basuki Tjahja Purnama saat peresmian jalan baru pada hamparan sawah ratusan hektar are tersebut.

Baca Juga:  Frans Fay Terpilih Secara Aklamasi Pimpin KNPI TTU

“Jika beliau berkenan kami akan mengundangnya untuk meresmikan jalan ini. Kemudian kami juga sepakat menamai jalan ini sebagai jalan Tani Asy lema,”jelas Jhon Sabaat diamini anggota Kelompok Tani Yesaya Ndoen dan Tokoh petani setempat Devi Dethan.

Jhon Sabaat melanjutkan, potensi lahan kelompok Tani Manekat yang beranggotakan ratusan kepala keluarga ini, bila dikelola secara baik dapat dipastikan akan menopang kehidupan kelompok, dan masyarakat sekitar dimasa yang akan datang.

Baca Juga:  IOM: NTT Daerah Nomor Satu Masalah Human Trafficking

“Ini mimpi kami, ke depan setelah membenahi akses penghubung guna mempermudah jarak angkut bagi petani, target kami selanjutnya adalah menanam palawija, sehingga kami membutuhkan perhatian pemerintah untuk membangun sumur bor, agar usai musim tanam pertama kami melanjutkan dengan menaman kacang kacangan melon, bawang, jagung, dan lain sebagainya seperti teman wartawan liat sekarang,” tandas Sabaat lagi.

Penulis: GF

  • Bagikan