Pemkot Kupang Ancam Tutup Pitrad “Esek-esek”

  • Bagikan
Ilustrasi
Ilustrasi

NTT-News.com, Kupang – Pemerintah Kota Kupang mengancam akan menutup usaha Pijat Tradisional (Pitrad) yang menjadi tempat Prostitusi Terselubung yang saat ini makin menjamur di Kota Kupang. Ancaman ini muncul karena banyak diantaranya diduga gunakan untuk “esek-esek”.

Penegasan ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Kupang, Hermanus Man, Jumat (6/10/2017) siang, di kantor Wali Kota Kupang. Menurut dia, pihaknya selama ini memang banyak mendapatkan masukan dari masyarakat, terkait penyalahgunaan usaha pitrad di Kota Kupang.

Baca Juga:  Hadiri Peluncuran Website Pasar BRI, Wawali Nilai sebagai Dukungan Kupang Smart City

“Terbukti disalahgunakan pasti kami akan tutup,” ujar mantan kepala dinas kesehatan kabupaten Kupang ini.

Selain karena laporan masyarakat, jelas Hermanus Man, diduga usaha terjadi penyebaran penyakit seksual. Oleh karena itu, pihaknya akan menindaklanjutinya agar tidak terjadi berbagai hal yang selama ini sangat meresahkan warga.

“Selama itu menyalahi aturan dan merugikan masyarakat, pasti akan diambil tindakan tegas,” pungkas dia. (Rey)

  • Bagikan