Panik dan Malu Karyawati Hotel Nihi Sumba Buang Bayinya

  • Bagikan
Kapolres Sumba Barat saat menggelar Konferensi Pers/Foto Tribratanews sumba barat

NTT-News.com, Waikabubak – Oknum karyawati Hotel Nihi Sumba diamankan Polisi setelah beberapa hari melakukan aksi pembuangan bayi yang baru dilahirkan di sekitaran Taman Mamuli, Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, NTT.

Perempuan tersebut berinisial AH (32) tak lain merupakan ibu kandung korban yang cukup menggegerkan jagat maya Sumba beberapa hari yang lalu. Perempuan ini berdomisili di Kelurahan Lodapare, Kecamatan Loli, Sumba Barat.

Baca Juga:  Lomba Pidato dan Cipta Lagu Perjuangan Warnai HUT TNI Ke-71

Adapun motif pembuangan bayi ini dilatari rasa panik dan malu diketahui warga dan keluarga karena dirinya melahirkan anak tanpa suami yang sah.

Kapolres Sumba Barat, AKBP FX Irwan Arianto mengatakan, pelaku sudah diamankan setelah polisi mendalami kasus penemuan bayi dan memeriksa 13 orang saksi.

“Pelakunya merupakan ibu kandung korban. Dia yang membuang bayi pada 8 Juni lalu di sekitar Gedung Serbaguna Kota Waikabubak,” kata AKBP FX Irwan di Kabupaten Sumba Barat, NTT, Senin (14/6/2021) kemarin.

Baca Juga:  10 Napi di Lapas Waikabubak Meninggal Beruntun dalam Waktu 1 Bulan

Motif pelaku membuang bayi ini, kata dia, karena panik dan merasa malu. Korban merupakan anak yang lahir dari hubungan di luar nikah.

Kini AH mendekam di sel tahanan Mapolres Sumba Barat. Dia dijerat pasal 308 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara. Sementara bayi AH kini dalam kondisi sehat dirawat di RSUD Waikabubak.

Baca Juga:  Kabupaten Sumba Barat dapat Tambahan Satu Rumah Sakit Pratama

Bupati Sumba Barat Yohanes Dade meminta pihak rumah sakit menjaga bayi tersebut. Sementara biaya yang dikeluarkan untuk merawat bayi yang dinamai Ashera Puteri Solidade dibebankan kepada kepala daerah tersebut.

Rey Milla

  • Bagikan