Natal Oekumene di Kupang, Bukti Keberagaman

  • Bagikan
Panitia Natal Oikumene saat menggelar Konferensi Pers di Kupang
Panitia Natal Oikumene saat menggelar Konferensi Pers di Kupang
Panitia Natal Oikumene saat menggelar Konferensi Pers di Kupang

NTT-News.com, Kupang – Acara Natal bersama atau Natal Oekumene yang akan berlangsung pada tanggal 6 Januari 2017 nanti sebagai bukti bahwa Keberagaman di Nusa Tenggara Timur (NTT), pasalnya acara tersebut melibatkan semua agama yang ada di daerah itu. Demikian hal itu disampaikan Pdt. Johny E. Riwu Tadi selaku ketua panitia pelaksana.

Dikatakannya bahwa perayaan Natal Oikumene NTT 2016 merupakan idealisme dan kesadaran akan pentingnya merawat kerukunan dan persatuan dalam keberagaman, menyiratkan semangat kemajemukan dalam acara natal Oikumene.

Karena itu, lanjutnya, perayaan Natal Oikumene tahun ini, bukan saja melibatkan Majelis Sinode GMIT, Keuskupan Agung Kupang dan pemerintah daerah NTT seperti biasanya, tetapi agama-agama lainnya yang ada di NTT juga dilibatkan.

Baca Juga:  Pemkot Kupang Gelar Perayaan Natal Oikumene secara Virtual

“Kita libatkan semua agama yang ada Kupang, karena kita mau tunjukan bahwa NTT daerah damai, daerah yang penuh toleransi antar umat beragama,” kata Pdt. Johny, Kamis 5 Januari 2017 usai konferensi pers dengan para awak media.

Sementara Pastor (Romo) Yeremias Siono selaku Wakil Ketua Panitia pelaksana juga menyampaikan bahwa dalam acara natal bersama tersebut bukan saja fokus pada ibadah dan perayaan Natal tetapi juga akan dilaksanakan berbagai aktivitas yang merupakan wujud kepedulian kasih dalam bentuk donor darah, bantuan kepada Panti Asuhan dan keluarga-keluarga korban penggusuran di Oebufu dan Oesapa.

Baca Juga:  Misa Natal di Stasi St. Agustinus Pero Kondusif dan Berbalut Budaya

“Untuk keluarga korban penggusuran akan difasilitasi dengan membangun posko tetap di Gereja Maratha Oebufu, Kupang dan Donor darah digelar di dua Gereja di Kupang,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa dalam memahami makna Natal seperti saat ini, maka perlu untuk memotivasi umat Kristen di Keuskupan Agung Kupang (KAK), Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dan Gereja Kristen lainnya bersama Pemerintah Daerah NTT untuk merayakan Natal.

Baca Juga:  Ribuan Warga Alor yang ada di Kupang Gelar Natal Bersama

“Yang Mulia Uskup Agung Kupang nanti akan memimpin kotbah, doa syafaat akan dipimpin oleh Pdt. M. J. Karmany, mendoakan bangsa dan negara serta pemerintah. Sedangkan soal masalah sosial dan ekosistem, penyakit masyarakat dan bencana dipimpin dari PHDI wilayah NTT. Masalah hukum, keadilan dan keamanan, Bhikkhu Atthopiyo, rohani dan Hindu dan soal Gereja dan Pelayanannya bagi dunia oleh, Pdt. Hendrik Ndun,” jelasnya. (Rey)

  • Bagikan