Manager Arisan Modern Resmi Ditahan Polisi

  • Bagikan
Manager Arisan Modern Saat Diperiksa Polisi
Manager Arisan Modern Saat Diperiksa Polisi

NTT-NEWS.COM, Kupang – Manager Arisan modern, Ruben Edi Ege resmi ditahan polisi setelah ditangkap di hotel Tii Langga atas dugaan penggelapan mobil. Ege menggadaikan serta menjual mobil yang disewanya untuk opersional konser Slank.

Ruben Ege ditangkap Aparat Kepolisian Polres Kupang Kota, Jumad, (01/05) bersama perempuan yang diintindifikasi bernama Novi. Ege ternyata menginap di hotel untuk menghindari kejaran para pemilik mobil yang disewanya. Bahkan Ruben Ege berencana akan kabur ke Jakarta, (02/05).

Baca Juga:  Rabu Pekan Depan, Grup Band SLANK Tiba di Kupang

Kepada Polisi di ruang pemeriksaan, Ruben Ege mengatakan Mobil yang disewanya digadaikan untuk membiayai penyelenggaraan konser. Mobil-mobil tersebut disewanya sejak bulan maret yang lalu.

Terkait jumlah mobil yang disewa dalam peenyelenggaraan konser Slank, Ruben Ege mengatakan menyewa 11 unit mobil baik dari rental maupun milik perorangan. karena kekurangan dana, dirinya nekat menggadaikan lima unit mobil yang disewanya kepada orang lain, dengan perjanjian akan ditebus kembali lima unit mobil tersebut setelah penyelenggaraan konser itu.

Salah satu pemiliki mobil, Yeskial Benu mengatakan mobilnya disewa senilai Rp 5 juta per bulan oleh Ege untuk penyelenggaraan konser SLANK di Kota Kupang. Pemilik mobil lainnya, Agustina Atarato mengatakan mobil avansa putihnya hendak dibeli Ruben.

Namun pada saat didatangi, Ruben mengaku belum memiliki uang tunai seharga mobilnya Rp 132,5 juta sehingga hanya dikasih uang muka sebesar Rp 20 juta dengan perjanjian jika sampai hari Jumad 1 Mei 2015 tidak bisa dilunasi sisanya, maka mobil dikembalikan dan uang mukanya hangus.

“Saya dengar mobil saya sudah dia jual Rp 120 juta ke orang di Sikumana. Bahkan BPKB mobil saya sudah digadaikan lagi ke Bank Crista Jaya oleh orang yang beli mobil saya di Sikumana tadi. Padahal saya tidak pernah buat surat perjanjian jual-beli,” tegasnya.

Kapolres Kupang Kota AKBP. Musni Arifin mengatakan, untuk sementara pihak penyidik sedang pelajari semua kronologis sesuai laporang korban, untuk itu pihaknya berjanji akan bertindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (tim)

  • Bagikan