Longsor dan Banjir di Adonara, Ini Sikap PSI

  • Bagikan
DPC dan DPD PSI FLOTIM di TKP
DPC dan DPD PSI FLOTIM di TKP

NTT-News.com, FLOTIM-Bencana hujan badai yang menerpa sebagian besar wilayah NTT terjadi sejak tanggal 2 April 2021 yang lalu. Salah satu kabupaten yang cukup parah akibat longsor dan banjir. Serta angin yang mengakibatkan banyak korban jiwa ada di pulau Adonara Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Menyikapi musibah ini, pengurus DPC dan DPD PSI kabupaten Flores Timur memberikan bantuan berupa makanan, kelambu dan pakaian layak pakai kepada Korban yang ada di Desa Oyang Baran, Nelelama Dike, Waiburak, Adonara Pante. Aksi nyata kader PSI tersebut dilakukan pada Selasa(06/04/2021) kemarin.

Baca Juga:  Anggota DPRD PSI Dampingi Pekerja OJOL Datangi Leasing di Kupang

Menurut wakil ketua DPD PSI Kabupaten Flores Timur, Felix Rebong bahwa semua pengurus, kader dan simpatisan PSI terus bergandengan tangan mencari korban yang belum di temukan. Dengan demikian “kami akan selalu bersama-sama masyarakat, petugas terkait untuk sedia selalu di lapangan untuk membantu pencarian korban yang belum ditemukan karena tertimbun longsor,” kata Felix.

Baca Juga:  Anggota Dewan PSI NTT Sumbangkan Gajinya untuk Penanganan Covid-19

Felix menuturkan bahwa dalam waktu satu minggu kedepan, dirinya dan kader PSI lainnya akan selalu berada di TKP guna membantu pemerintah. Sekaligus membuka posko untuk memberikan bantuan korban tanah Longsor dan Banjir Bandang.

“Kami akan selalu berada di lapangan membantu pemerintah dalam mempercepat penanggulangan bemcana tanah longsor dan banjir,” ujar Felix.

Baca Juga:  Akses Internet Terputus, Ketua DPRD NTT Mengajak Mahasiswa Belajar di Rujab

Lebih lanjut, Felix menjelaskan bahwa masyarakat yg berdampak langsung akibat bencana ini sangat membutuhkan bantuan. Bantuan-bantuan logistik yang berupa sembako, obat-obatan, pakaian dan selimut.

“Karena saudara-saudari kita sudah tidak punya tempat tinggal, kekurangan makanan, minuman, pakaian. Untuk itu sangat diharapkan uluran tangan dan solidaritas masyarakat indonesia khususnya masyarakat NTT,” tutup dirinya. (Rian Umbu)

  • Bagikan