Letakkan Batu Pertama Gedung Gereja Elim, Bupati: Bangunlah Kebersamaan dan Motivasi

0
311
Bupati Kupang, Korinus Masneno saat meletakkan batu pertama pada Gedung Gereja Elim Bipolo

NTT-News.com, Kupang – Bupati Kupang, Korinus Masneno bersama Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas menghadiri kebaktian sekaligus melakukan peletakan batu pertama gedung gereja Elim Bisolo, Kecamatan Fatuleu Barat dan Perhadapan serta serah terima pelayan Jemaat GMIT Elim Bisolo, Pendeta Novita Makaweru, S.Th,M.Pd.K pada Sabtu (27/08)2022)

Bupati Kupang dalam sambutannya menyebut, Bisolo Kecamatan Fatuleu Barat merupakan daerah transmigrasi, karena itu Bupati berpesan bangunlah kebersamaan dan motivasi.

“Siapapun boleh datang kesini, ke Kabupaten Kupang sebagai pembawa solusi bukan bagian dari masalah. Dengan dilakukan peletakan batu pertama, kiranya gedung gereja ini dapat selesai sesuai target, selesai tanpa ada perselisihan antar sesama jemaat dan akhirnya bisa digunakan sebagai tempat persekutuan iman jemaat demi Kemuliaan nama Tuhan,” tuturnya.

BACA JUGA: Bupati dan Wakil Bupati Kupang Disambut Masyarakat dengan Natoni

Ddan yang terpenting, lanjutnya, jangan pernah berhenti bersyukur. Dalam membangun, rasa sulit itu pasti ada, namun sesulit apapun kondisinya tetaplah berupaya untuk melangkah, dengan ayunan langkah pertama maka hati tergerak untuk terus melangkah hingga sampai tujuan.

Sementara itu Ketua Majelis Klasis Fatuleu Barat, Pendeta Meritz Nenoliu dalam suara gembalanya mengucapkan selamat datang kepada Pendeta Novita Makaweru di Jemaat Elim Bisolo. Ia berpesan selain melakukan pelayanan iman Jemaat, pentingnya menerapkan berbagai pelayanan baik ide, karya maupun pelayanan sosial.

“Jangan hanya cari nama, jangan suka bicara nama orang dan lakukan pelayanan untuk menjaga nama baikmu,”tandas Pendeta Meritz.

BACA JUGA: Pimpin Upacara HUT RI Ke-77, Bupati Kupang Minta Masyarakatnya Kerja Cepat dan Cerdas

Kesempatan itu pula Pendeta Novita Makaweru memperkenalkan diri, dan mengaku bersyukur bisa hadir ke tengah-tengah Jemaat Elim Bisolo yang disebut sebagai daerah transmigrasi.

Dengan latar belakang suku yang berbeda ia mengaku bukanlah menjadi halangan, namun kehadirannya bisa membawa damai sejahtera tidak hanya sebagai pendeta tetapi bagian dari keluarga, tetap berikan yang terbaik untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan. Bergandengan tangan untuk satu hati dalam pelayanan.

BACA JUGA: Wakil Bupati Kupang Hadiri Peletakan Batu Pertama Gedung Gereja Betel Passi, Begini Pesannya

Dalam kesempatan tersebut juga turut hadir dalam acara Asisten 3 Sekda Kabupaten Kupang, Novita Foenay, Kepala Dinas Nakertrans Kabupaten Kupang, Kris Koroh, Kabag Umum Setda Kabupaten Kupang, John Sula, Kabag Prokopim Setda Kabupaten Kupang, Beni Selan, Kabag Kesra Setda Kabupaten Kupang, Benny Markus, Kepala Dinas Nakertrans Provinsi NTT, Ketua Majelis Klasis dan Para Pendeta se-klasis Fatuleu Barat. (Ido)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini