KHK-YMY Rayon Oeliurai – TTU: Keluarga sebagai Dasar Hidup Dari Sebuah Kehidupan

  • Bagikan
Ketua Rayon KHK YMY dan para anggota saat pose bersama di Gua Bitauni

NTT-News.Com, Kefamenanu – Keluarga adalah dasar hidup dari sebuah kehidupan, merupakan seulas untaian kata sederhana, tetapi memiliki makna yang cukup mendalam, jika Makhluk insani merenungkan dan mengapresiasikan dalam kenyataan sehari-hari.

Suatu komunitas ternama Keluarga Hati Kudus, Yesus, Maria dan Yosef yang di singkat (KHK-YMY), yang hampir dikenal kalangan umat katolik yang ada diseluruh dunia.

Keluarga Hati kudus Yesus Maria Yosef adalah persekutuan saudara-saudari seiman yang dirintis oleh Calestinho Martins dan Lucia Viana Das Dores bersama kawan-kawan dalam kekuatan doa di bawah pendampingan seorang imam Tuhan di Timor-Atambua pada tanggal 30 Desember 2011 silam.

KHKYMY mulai aktif kegiatannya di bawah kendali seorang imam diosesan Keuskupan Atambua Rm. Antonius Kapitan, Pr tertanggal 21 juni 2016 lalu.

Baca Juga:  Jelang Idul Fitri, Harga Gula Pasir di TTU Menlojak Drastis

Maka setiap tanggal 21 juni komunitas KHKYMY merayakannya sebagai tanggal hadirnya keluarga Nasareth, Keluarga kudus Yesus Maria Yosef ditengah-tengah keluarga anggota yang tergabung dalam komunitas ini.

Komunitas Keluarga Hati Kudus Yesus Maria Yosef merupakan benih kehidupan dari surga yang ditanam, tumbuh hidup serta berkembang di dalam dan melalui Gereja Kristen Katolik yang Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik.

KHKYMY yang memiliki motto hidup “kasih menjadikan segalanya sempurna,” bahwa hanyalah tindakan saling mengasihi sesama dan dunia maka segala-galanya akan menjadi sempurna.

Karena itu, komunitas KHKYMY adalah salah satu kekayaaan Rohani Gereja Kristen Katolik Katolik yang juga ikut serta mengambil bagian dalam tugas pewartaaan injil Yesus Kristus kepada sesama umat manusia di seluruh dunia dan karya penyelamatan umat manusia oleh Gereja.

Baca Juga:  PPK Terima Jaminan Perpanjangan Waktu Proyek BPMPD

ketua Rayon Komunitas Oeliurai (Insana) Bapak Johanes H. Naitkakin, kepada media ini, Rabu (10/06/2020), usai doa bersama anggota komunitas di Gua Bitauni, mengatakan “keluarga adalah sumber atau dasar hidup dari pada sebuah kehidupan, namanya kehidupan itu bukan hanya manusia tapi seluruh makhluk hidup termasuk hewan dan tumbuh-tumbuhan.

“Tanpa keluarga tidak ada kehidupan, tidak ada suku, tidak ada bangsa dan negara,” Tegasnya.

Ketua Rayon KHKYMY yang akrab disapa Bapak Jhon Itu, menambahkan, “dengan tumbuhnya keluarga maka kita berkembang, itu karena adanya kekuatan kasih dari keluarga, berkeluarga adalah sebuah misteri Allah yang diterima oleh kita, karena suatu saat ketika nanti kita akan mewariskan keluarga kepada anak-anak dan cucu kita,” tuturnya.

Baca Juga:  Hilang Kendali, Tronton Tabrak Rumah Warga

“Sumber kehidupan dari anak adalah orang tua, ayah dan ibu melakukan tindakan yang didasari kasih slaing mengasihi maka adanya kehidupan,” jelasnya.

Ia berharap, semua anggota komunitas yang berkeluarga dan baru mau berkeluarga untuk selalu mendekatkan diri dan keluarga kepada keluarga yang kudus yaitu keluarga Yesus Maria Yosef, serta mintalah kepada Bunda Maria yang penug lembut hati dan penuh Rahmat serta kasih agar selalu hadir didalam keluarga dalam mewartakan keluarga yang kudus kepada sesama dan dunia.

Penulis : Laris Mataubana

  • Bagikan