Kajari TTU Bentuk Duta Jaksa di 24 Kecamatan

  • Bagikan
Kajari TTU Robert Jimmy Lambila

NTT-News.com, Kefamenanu – Kepala Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Robert Jimmy Lambila bekerjasama dengan Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Cendana Wangi, membentuk Duta Jaksa di 24 Kecamatan yang ada di Kabupaten Timor Tengah Utara ( TTU), Provinsi NTT.

24 Duta Jaksa adalah Mahasiswa/ Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIKUM) Cendana Wangi dan akan di kukuhkan pada awal bulan Juli mendatang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari)  Kefamenanu, Robert Jimmy Lambila Kepada Awak Media mengatakan, tujuan Kehadiran para Duta Jaksa di 24 Kecamatan yang ada di TTU yakni untuk terus mensosialisasikan kepada Masyarakat terkait pelayanan di Kejaksaan.

Baca Juga:  Korupsi Dana Pilkada 2010, Kejari Kefamenanu Geledah Rumah Tersangka

Dikatakannya Kehadiran para Duta Jaksa juga bisa menjelaskan kepada Masyarakat agar tau tentang Hukum.

“Duta Jaksa di 24 Kecamatan, Mereka Mahasiswa Hukum yang menjadi Duta Kejaksaan disitu mereka akan memperkenalkan Kejaksaan”.

“Mensosialisasikan kerja-kerja di Kejaksaan mengenai pelayanan – pelayanan yang sedang di lakukan perubahan – perubahan, sehingga Masyarakat itu tau apa saja yang di lakukan Kejaksaan dan bagaimana Kejaksaan itu,” jelas Robert di Kantor Kejaksaan, (18/06/2021).

Baca Juga:  Diduga Mabuk, Truk dengan Nopol N 9061 DJ Terbalik

Robert menambahkan, “Tugas mereka juga menjelaskan atau sosialisasi hukum kepada Masyarakat, jadi perpanjangan tangan Jaksa,” tambah Robert.

Robert juga menjelaskan, para Duta Jaksa yang bertugas di 24 Kecamatan juga akan di beri mandat untuk merekrut lagi Mahasiswa atau pelajar di Desa-Desa untuk bergabung sehingga di semua Desa ada Duta Jaksa.

“Saya minta mereka untuk merekrut lagi,dari masing-masing Desa itu satu-satu orang, misalnya kalau tidak ada Kuliah bisa rekrut lagi anak-anak SMA jadi Kejaksaan punya Duta di semua Desa itu saya punya target,” kata Robert.

Baca Juga:  1 PPDP Di TTU Meninggal Dunia di Rusunawa

Sehingga Kata Robert, Masyarakat juga bisa lebih cepat mendapatkan informasi yang baik dan menjadi teliti pada berita-berita hoax.

Pada Kesempatan itu Robert mengatakan masa jabatan para Duta Jaksa sesuai SK berlaku selama satu tahun. Dikatakan apabila sudah sampai waktu satu tahun para Duta Jaksa bisa di perpanjang atau di ganti.

“Satu tahun pertama, nanti kita akan evaluasi untuk perpanjang atau ganti Orang,” jelasnya.

Fridius Ciompah

  • Bagikan