Kades T’eba Diduga Meminta Sejumlah Uang Kepada Kontraktor

  • Bagikan
Ilustrasi Dana Desa
Ilustrasi Dana Desa

NTT-News.com, KefamenanuKepala desa T’eba, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten TTU, Antonius Aluman diduga melakukan pungutan liar (Pungli) terkait pelelangan proyek dana desa tahun anggaran 2017 di beberapa kontraktor.

Sesuai pengakuan dari seorang kontraktor yang namanya tidak mau dipublikasikan media ini, mengaku dimintai sejumlah uang oleh kepala desa yang diimingi akan mengerjakan item kegiatan Jalan, Embung, Deker dan Rehap Gedung PAUD.

Baca Juga:  Gerindra tidak Akui Hasil Resufle Pimpinan Komisi dan AKD di TTU

“Bapak Desa Anton Aluman ini minta uang di saya, imbalannya dia mau kasih saya proyek di desa itu,” ungkap Kontraktor tersebut kepada media ini, Sabtu (10/06)

Kontraktor tersebut juga meminta kepada pihak yang berwenang untuk menelusuri penggunaan dana desa di daerah itu, lantaran¬†Kepala Desa T’eba, Antonius Aluman sedang memainkan praktek jual beli proyek, yang diduga akan berdampak buruk bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di desa tersebut.

Baca Juga:  Dies Natalis Ketiga, Faperta Unimor gelar Berbagai Kegiatan

“Saya minta Kepada Dinas PMD, Tenaga Ahli dan BPD untuk bisa menanggapi persoalan ini karena bisa jadi, ini akan berakibat buruk bagi pembangunan di Desa dan Kualitas Bangunan nanti,” tuturnya

Kepala Desa T’eba, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten TTU, Antonius Aluman ketika dikonfirmasi media ini melalui telepon seluler tidak merespon panggilan dan pesan singkat pun tak dibalas.

Baca Juga:  "Cium" Belakang Mikrolet, Dua Calon Mahasiwa Unimor Dilarikan di RS

Untuk diketahui, bahwa pelelangan item pekerjaan tersebut baru akan dilaksanakan setelah pembekalan terhadap PPK yang akan berwenang melaksanakan dan mengawasi item pekerjaan tersebut pada akhir Juni 2017 nanti.

Namun Aksi sang kepala desa, Antonius Aluman diduga sudah melakoni aksi gratifikasi, jauh sebelumnya terhadap sejumlah kontraktor di Timor Tengah Utara. (Peter)

  • Bagikan