IKB Flobamora BIINMAFFO-Bali Salurkan Bantuan Bencana Untuk Warga TTU

  • Bagikan
Ketua Flobamora IKB Biinmafo Bali saat menyerahan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana melalui Bupati TTU, Juandi David

NTT-News.com, Kefamenanu – Ikatan Keluarga Besar (IKB) Flobamora Biinmaffo Bali salurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi NTT.

Pantauan media ini, bantuan bagi warga terdampak banjir bandang badai seroja ini di serahkan langsung oleh ketua IKB Flobamora Biinmaffo, dan terima langsung oleh Bupati TTU, Drs Juandi David di halaman Kantor Bupati TTU. Senin, (03/05/2021).

Baca Juga:  124 ASN di TTU di Mutasi, Bupati Minta Utamakan Kepentingan Publik

Ketua IKB Flobamora Biinmaffo Dementrianus Jemy Noetnana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan suatu aksi peduli kemanusiaan terhadap Warga masyarakat TTU yang terdampak banjir bandang beberapa waktu lalu.

Dikatakan dirinya bersama Sadara-Sausara yanga terhimpun dalam IKB Biinmaffo di perantauan melakukan hal tersebut semata karena peduli terhadap orangtua dan suadara-saudara yang terdampak banjir di tanah kelahiran mereka yakni Bumi Biinmaffo.

“Bantuan ini tujuannya untuk membantu meringankan beban Orang Tua Saudara – Saudara yang mengalami musibah di Kampung halaman kita di TTU ini,” Ungkap Demetrianus.

Baca Juga:  UAS Tatap Muka, Kadis PKO: Saya Harap Panitia Tetap Jaga Rahasia & Taat Prokes

Dirinya juga mengatakan barang yang pihaknya salurkan bukan barang-barang mewah, namun itu merupakan kemampuan dan keiklasan dari mereka di tanah tanah rantau.

“Barang-barang bukan barang mewah, barang mahal, tetapi itu merupakan kemampuan dan keiklasan kami sebagai Warga TTU yang berada di Tanah rantau Pulau Bali,” Jelasnya.

Baca Juga:  SMK Negeri Nibaaf di TTU Luncurkan Website E-Learning

Pada Kesempatan Bupati Timor Tengah Utara Juandi David yang menerima bantuan tersebut menyatakan, pihak Pemerintah berterimakasih dan akan segera di distribusikan kepada warga terdampak.

“Kita terima dan akan di distribusi dengan mengkoordinasikan dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) sehingga data itu tidak tumpang tindih dalam pembagian,” Ungkap Juandi.

Fridus Ciompah

  • Bagikan