Hasil Swab Pasien PDP Meninggal di SBD Negatif

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya, dr. Yulius Kaleka

NTT-News.com, Tambolaka – Hasil Swab test Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia setelah dirujuk dari Rumah Sakit (RS) Karitas Waitubula ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waikabubak dinyatakan negatif atau tidak suspeck virus Corona.

Pernyataan ini disampaikan Jurubicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) drg. Julius Kaleka, yang dihubungi media ini, Sabtu 27 Juni 2020 petang melalui dimana pada saat itu juga sedang berlangsung konferensi pers terkait hasil swab test tersebut.

Baca Juga:  Sumba Barat Daya 1 orang Positif Covid-19, Sumba Timur Tambah 2

“Hasil swab sudah kita dapat dari laboratorium Biomulekuler dan  PDP hasil swab-nya negatif,” kata Jurubicara Gugus Tugas Covid-19 sekalgus Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat Daya.

Dengan diterimanya hasil Swab test tersebut, drg. julius berharap keluarga bisa memahami dan menerima situasi yang terjadi dengan proses protokoler yang terjadi.

Baca Juga:  Pemerintah Lintas Sektor Semprotkan Disinfektan di Batas TTU, Belu, Malaka

“Semoga semua keluarga bisa memahami dan menerima situasi yang terjadi kemarin. Kalau saja almarhum belum meninggal dan sudah ada hasil swab negatif tentu suasananya akan lain pada pemakaman,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Bukambero yang meninggal dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di makamkan sesuai dengan protokol kesehatan penangan Covid-19. Pasien tersebut adalah seorang perawat asal Desa Kalembu Kaha, Kecamatan Kota Tambolaka. Lelaki 47 tahun ini sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Karitas Weetabula selama 1 hari dan dinyatakan sebagai PDP.

Baca Juga:  Camat Kodi Balaghar: Covid-19, Momentum Bagi Masyarakat untuk Tingkatkan Kualitas Hidup

Prosesi pemakaman ber­langsung, Kamis (25/6) siang sekitar pukul 13:20 Wita di Tempat Pe­makaman Keluarga di Desa Kalembu Kaha. Sebelumnya, jenazah diba­wa dari Rumah Sakit Umum Daerah Waikabubak dengan menggunakan mobil Ambulance dan mendapat pengawalan ketat aparat gabungan TNI/Polri.

Penulis : Lorens

  • Bagikan