Hampir 70 Tahun Merdeka, Masyarakat Elar Belum Nikmati Listrik

  • Bagikan
Lampu Pelita
Lampu Pelita

NTT-News.COM, Borong – Meskipun Indonesia telah merdeka hampir 70 tahun yang lalu, masyarakat Elar Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) belum menikmati kemerdekaan untuk menikmati terangnya malam dengan listrik.

Camat Elar, Petrus Tarto mengatakan bahwa seluruh masyarakat masih mengandalkan Lampu Pelita dan Genset sebagai alat penerangan pada malam hari. “Ini Kota Kecamatan, tetapi sampai saat ini kami belum menikmati listrik PLN untuk urusan kantor dan penerangan,” kata Tarto, Rabu (8/4) di Borong.

Baca Juga:  Berhasil Pulihkan Listrik NTT, Dirut PLN: Terima Kasih Relawan

Menanggapi pernyataan General Manager PLN Ruteng, Frederikus Suharto, terkait tunggakan pembayar iuran lampu sehen, di Borong, belum lama ini. Tarto mengatakan pelanggan Sehen di kecamatan Elar mencapai ribuan pelanggan, namun penggunaannya sangat terbatas karena bergantung pada sinar matahari.

“Untuk kecamatan Elar baik di pusat kecamatan maupun di desa-desa belum ada arus PLN sehingga warga banyak menggunakan lampu sehen dan generator sendiri, namun kedua alat pembangkit listrik ini pemanfaatannya sangat terbatas,” ujarnya.

Tarto menuturkan, pada awal tahun 2015 ini, pihak PLN Provinsi sudah melakukan survei di Kecamatan Elar untuk melihat potensi listrik di ibu kota kecamatan. “Kami sangat mendukung dan ini menjadi kerinduan masyarakat Elar yang selama ini belum menikmati penerangan,” ujarnya. (YS)

  • Bagikan