GMNI Kefamenanu Tuntut Jokowi-JK Tuntaskan Reforma Agraria

  • Bagikan
Ketua DPC GMNI Cabang Kefamenanu, Marselinus Tfaitob
Ketua DPC GMNI Cabang Kefamenanu, Marselinus Tfaitob
Ketua DPC GMNI Cabang Kefamenanu, Marselinus Tfaitob

NTT-News.com, Kefamenanu – Memperingati Hari Tani Nasional 2016 Gerakan Mahasiwa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Kefamenanu menuntut Presiden Joko Widodo dan wakilnya Jusuf Kalla untuk melaksanaan Reforma Agraria Sejati demi tercapainya cita-cita bangsa.

“DPC GMNI Cabang Kefamenanu menuntut pelaksaan reforma agraria sejati, selesaikan seluruh konflik agraria di Indonesia dan mendorong Pemerintahan Jokowi-JK untuk memasukan reforma agraria sejati ke dalam kurikulum Perkulihaan,” ungkap Ketua DPC GMNI Cabang Kefamenanu, Marselinus Tfaitob kepada wartawan, (27/09)

Baca Juga:  Ray Fernandes Panen Bawang Bersama Rakyat

Menurut Marsel, pemerintahan Jokowi-JK belum serius melakukan pelaksanaan reforma agraria sejati, dan pada agenda reforma agraria yang akan dilaksanakan oleh Pemerintahan tersebut hanya sebatas redistribusi tanah dan sertifikasi tanah.

“Reforma Agraria Sejati tidak semudah apa yang dilakukan selama ini, bukan pula hanya urusan bagi-bagi tanah dan sertifikat saja oleh karena itu harus diluruskan sesuai dengan semangat UUPA no 5 tahun 1960,” katanya.

Baca Juga:  Pemda TTU Gelar Rapat Konsultasi Publik

Terlebih lagi, lanjut, Marcel, Reforma Agraria merupakan salah satu janji Nawacita Jokowi-JK pada saat proses pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, oleh karena itu reforma agraria harus dilaksanakan sesuai dengan UUPA No 05 Tahun 1960.

“Reforma Agraria sejati merupakan janji Jokowi-JK yang termuat di Nawacita, untuk itu harus dijalankan sampai tuntas, bukan hanya sekedar janji saja,” sesal Marcel

Baca Juga:  Ray Fernandes Serahkan Dana Hibah Bansos

Terkait masalah agraria di Timor Tengah Utara, Marcel meminta kepada Pemerintah Daerah dan DPRD untuk duduk bersama agar bisa menyelesaikan berbagai persoalan tanah di daerah itu. (Peter)

  • Bagikan