Gegara Pohon Asam, Salah Satu Warga TTU Tewas Ditebas Parang

  • Bagikan
Ilustrasi

NTT-News.com, Kefamenanu – Salah satu warga RT 001, RW 001, Desa Supun, Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten TTU Petrus Kusi harus meregang nyawa di tangan Yotan Bei (30) warga RT 006, RW 003, Desa Sainiup, Kecamatan Biboki Selatan Karena saling rebut pohon asam.

Pelaku Yotan Bei (30) Nekat menghabisi nyawa Korban setelah korban memukul mertua pelaku Yakni Yosep Taeki karena masalah rebut pohon asam.

Informasi yang di himpun media NTT-News.com sebelum korban di bacok oleh pelaku, terjadi pertengkaran mulut antara korban dengan mertua pelaku.

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan Sadis Terancam Dihukum Seumur Hidup

Dengan adanya pertengkaran adu mulut antara korban dengan mertua pelaku, pelaku mendatangi korban untuk menegurnya.

Namun korban tak terima dengan teguran pelaku, korban malah menendang pelaku.

Kapolres Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) AKBP. Filipe Diaz Quintas saat ditemui di ruangannya pada Rabu (12/08/20) menuturkan, korban yang tidak terima dengan teguran pelaku ia balik menendang pelaku di kakinya dan hendak memukul pelaku dengan tangan kirinya.

Baca Juga:  Diputus Pacar, Viktor Nekat Tikam Pacar Hingga Sekarat

Dengan perlakuan korban yang menendang pelaku. Pelaku pun terpancing emosi dan langsung mengayunkan parangnya ke arah tangan kanan korban.

“Tak hanya sampai di situ, pelaku terus memotong korban dengan mengunakan parangnya dan mengenai korban di siku tangan kiri, kepala dan belakang korban, sehingga korban meninggal dunia,” Tuturnya.

Baca Juga:  Pasangan Suami Istri Diserang Pria Bertopeng

Selain itu lanjut Nelson, Pihaknya langsung turun ke lokasi dan melakukan olah TKP, mengamankan pelaku dan barang bukti, serta memeriksa saksi yang menyaksikan langsung peristiwa pembunuhan tersebut.

Dikatakan pihaknya juga mengevakuasi jasad korban ke Puskesmas Manufui untuk kepentingan visum.

“Setelah mendapat laporan kita langsung turun ke TKP untuk mengamankan barang bukti berupa parang yang digunakan pelaku hingga korban meninggal dunia dan saksi-saksi,” Jelas Nelson.

Penulis : Fridus/Laris

  • Bagikan