FK. Gema Wona Kaka-Kupang Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Kampung Adat Waidimu

0
329
Pengurus FK Gema Wona Kaka-Kupang bersama beberapa alumni saat menyerahkan bantuan sembako

NTT-News.com, Kodi Bangedo – Pengurus Forum Komunikasi (FK) Generasi Muda (Gema) Wona Kaka-Kupang, menyerahkan Bantuan Sembako untuk Warga korban kebakaran rumah adat Kampung Waidimu dan Kahale Kadangor Kecamatan Kodi Banghedo.

Bantuan yang disalurkan ini bersumber dari dana yang mereka galang bersama dengan 7 OKP se-Kota Kupang yang yang diinisiasi oleh Ketua Umum FK Gema Wona Kaka-Kupang, Lukas Bondi Kaka. Lukas bertindak sebagai penanggungjawab dalam masa penggalangan dana tersebut.

Adapun jenis bantuan yang telah diberikan masing-masing rumah dari sembilan buah rumah adat korban kebakaran di dua kampung tersebut berupa beras, telur ayam, gula, Kopi dan uang sejumlah Rp.600.000 per buah rumah.

Ketua Umum FK. Gema Wona Kaka-Kupang, Lukas Bondi Kaka, mengatakan bahwa inisiatif penggalangan dana yang mereka tempuh sejak kejadian kebakaran dengan informasi yang diperoleh melalui media sosial facebook. Pada saat itu tergerak untuk mengundang beberapa OKP se-Kota Kupang.

“Maka pada saat disepakati untuk penggalangan dana dilakukan selama empat hari berturut-turut sejak tanggal 12-15 September 2021. Penggalangan dana dilakukan dengan orasi open donasi dan meminta sumbangan setiap pengguna jalan di empat titik Lampu merah di Kota Kupang,” kisahnya, Rabu 22 Desember 2021.

Open donasi ini dilakukan di Lampu Merah jalan El Tari, lampu mereh Patung Kiraf Wali Kota, lampu mereh depan Polda NTT dan lampu merah Oesapa. Aksi open donasi yang dilakukan ini juga telah mendapatkan ijin kepolisian dan rekomondasi Kadis sosial provinsi NTT.

Berkat kerja sama 7 OKP, FK Gema Wona Kaka-Kupang berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp.15.900.000.00 selama empat kali penggalangan dana. Sehingga sampai pada titik penyerahan hari ini (Selasa, 21 Desember 2021) telah digunakan untuk belanja sembako dan bantuan langsung uang tunai.

“Ini semua kami lakukan atas nama kemanusiaan, kami memberi apa yang kami hasilkan atas nama keluarga korban kebakaran, kami memberi pula bukan karena kelebihan tetapi dengan segala kekurangan kami berusaha mengulurkan tangan ke masyrakat Kota Kupang untuk menjamah korban kebakaran di daerah kita ini,” tutupnya.

Sementara Koordinator Lapangan saat penggalangan dana, Aloisius Ndara Mone mengatakan bahwa proses penggalangan dana tersebut atas persetujuan dari pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial Provinsi NTT. Dalam proses penggalangan dana tersebut, dinas sosial mengutus petugas untuk memantau langsung proses penggalangan dana melalui open donasi ini.

Pada keempatan penyerahan bantuan berupa sembako dan uang tunai ini, turut disaksikan oleh anggota DPRD SBD, Kristorus Kurra. Lelaki yang akrab disapa Chris Kurra ini hadir sebagai tuan kampung pemilik salah satu rumah adat yang terbakar.

Chris Kurra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus FK Gema Wona Kaka-Kupang yang telah memberikan bantuan kepada keluarganya yang mengalami musibah kebakaran rumah adat. Dirinya mengaku mengikuti persis bagaimana perjalanan penggalangan dana mahasiswa pemuda dan pemudi Kodi FK Gema Wona Kaka- Kupang baik lewat medsos maupun melihat langsung ketika ia tugas ke Kupang bagaimana berat dan ringannya pemuda Gema menggalang dana beralaskan koran di pinggir jalan raya hanya karena kepedulian sosial buat warga kampung adat Waidimu dan Kahale Kadangor. (LW/rey)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini