Empat Guru PAUD di Desa Kaubele Dikabarkan Tidak Menjalankan Tugas

  • Bagikan
Ilustrasi untuk Guru malas

NTT-News.com, Kefamenanu – Empat oknum guru Paud berstatus Honor di Desa Kaubele kecamatan Biboki Moenleu Kabupaten TTU, diketahui tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Bahkan abdi negara yang digaji uang rakyat dari dana Desa tersebut dua tahun tidak mengajar namun tetap menerima tunjangan, alias makan gaji buta (magabut).

Kenyataan tersebut diketahui langsung salah satu tokoh masyarakat Desa Kaubele Eduardus Sikone. Hal itu dirinya meminta agar hal tersebut diberitakan sehingga yang bersangkutan membaca apa yang telah mereka lakukan selama ini.

Baca Juga:  Pengelolaan Dana Desa di Kaubele-TTU Diduga Sarat Praktik Korupsi

“Mereka sudah dua tahun tidak mengajar terhitung tahun 2018 dan 2019 namun tetap menerima gaji yang dibiayai dari dana Desa dan salah satu guru adalah istri Kepala Desa dan gaji per orang kira-kira Rp 500 ribu sehingga total kerugian negara selama dua tahun sebesar Rp 48 juta,” ungkapnya kesal.

Baca Juga:  Kepsek SMP Satap Samanku Jarang Masuk Sekolah

Eduardus mengatakan, dilapangan masih ada guru lalai dalam melaksanan tugas dan tanggung jawab di desa tersebut. Andaikan kelalaian itu disengaja oknum bersangkutan, maka tindakan tegas harus diberikan.

“Kalau kelalaian itu benar-benar disengaja tanpa ada sebab yang menguatkan, tindakan hukuman disiplin seharusnya diberikan dan perlu di hukum karna ini uang negara,” tegas Edu.

Baca Juga:  Pengelolaan Dana Desa di Kaubele-TTU Diduga Sarat Praktik Korupsi

Sementara kepala Desa dan keempat Guru tersebut belum berhasil di konfirmasi wartawan.

Laris Mataubana

  • Bagikan