Embung APBN di TTU Diduga Mubasir

  • Bagikan

NTT-News.com,Kefamenanu-Bangunan embung yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Desa Teba, Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, diduga mubasir.

Pasalnya, hingga saat ini embung ini tidak mengaliri air ke sejumlah bak yang telah dibangun untuk kebutuhan air bersih dan ternak di wilayah ini.

Kepala Desa Teba, Agustinus Amteme kepada wartawan, Kamis, (13/01) mengatakan, embung tersebut sudah terisi air sejak bulan Desember 2021 lalu, namun hingga saat ini air tidak mengalir ke bak ternak maupun ke baik air bersih yang telah dibangun.

Baca Juga:  Antisipasi Corona, Pemdes T'eba Door to Door Bagi 1500 Masker Gratis

“Kita belum tahu penyebabnya apa sehingga air tidak bisa mengalir, pipa semua sudah di instalasi menuju bak hewan dan bak penampung untuk air besih. Tapi sampai sekarang tidak ada air yang mengalir kesana, ” Katanya.

Kepala Desa Agus juga menambahkan, sesuai informasi yang diperoleh, masa pemeliharaan proyek ini adalah satu tahun sehingga dirinya berharap pihak kontraktor segera memperbaiki apa yang belum normal agar air bisa mengalir sesuai harapan masyarakat.

Baca Juga:  Penderita Penyakit Muntaber di TTU Meningkat

“Saya pernah dengar dari pengawas, katanya masa pemeliharaannya satu tahun, sehingga kalau boleh dalam masa pemeliharaan ini segera perbaiki aliran pipa supaya air bisa mengalir. Kalau tidak, ini buang-buang uang negara tapi tidak bermanfaat,” Ujarnya.

Proyek ini dikerjakan pada tahun anggaran 2021, Tidak ketahui PT atau CV apa yang mengerjakan dan jumlah anggaran yang dipakai dalam membangun embung tersebut, karena sejak awal pengerjaan tidak ada papan informasi proyek yang dipasang di lokasi proyek.

Baca Juga:  Panwaslu TTU Putuskan BKH Melanggar Aturan Pemilu

Pihak Pemerintah Desa hanya memiliki nomor kontak dua orang kontraktor yakni Daud dan Darma.

Darma yang dikonfirmasi membalas singkat melalui pesan Whatsapp bahwa masih menunggu air melimpah baru bisa dialiri.

“Tidak ada kendala pak. Belum bisa dimanfaatkan karena kami sebelum natal ada kami cek airnya belum terisi penuh dan belum sampai melimpas lewat spillway pak,” Tulisnya.

Penulis : Fridus ciompah

  • Bagikan