Diduga Kuat, Kades Saniup TTU Gelapkan Dana Pengadaan Masker

  • Bagikan
Ilutrasi dugaan Korupsi dan gratifikasi Dana Desa

NTT-News.com, KefamenanuKepala desa Sainiup, kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Di duga kuat gelapkan sebagian dana bantuan covid 19, kepada masyarakat setempat.

Kasus dugaaan penggelapan dana belum diketahui pasti jumlahnya, akan tetapi merugikan masyarakat setempat dimana banyak kalangan masyarakat desa Sainiup yang mengeluh karena tindakan yang kepala desa sungguh meresahkan banyak masyarakat.

Baca Juga:  Warga Desa Maukabatan Menduga Ada Manipulasi LPJ Dana Desa

Sedangkan, KYT salah seorang masyarakat Desa Sainiup yang tak mau menyebutkan nama lengkapnya kepada media ini Selasa, (26/05/2020) menyebutkan bahwa pemerintah desa setempat mengadakan masker berjumlah 800 bungkus, namun dari jumlah itu hanya 20 bungkus yang dibagikan.

“Itu pun hanya diberikan kepada perangkat desa yang dekat dengannya dan keluarga-keluarga dari kepala desa, sedangkan yang lain disimpan disebuah kios kecil untuk dijualkan kepada masyarakat setempat demi memperoleh keuntungan pribadi,” tuturnya.

Baca Juga:  Thomas Bulu Malo Janji Tuntaskan Pekerjaan Rabat, Deker dan Tembok Penahan

Dia membenarkan adanya peristiwa penjualan masker sebanyak 780 bungkusan di sebuah kios yang letaknya berhadapan langsung dengan posko penjagaan penanganan covid-19.

“Sebenarnya berikanlah apa yang menjadi hak masyarakat bukan di simpan dan di perjualbelikan untuk mendapatkan keuntungan pribadi yang cukup besar,” ujarnya lagi.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini tertanggal Selasa, (26/05/2020), bahwa masyarakat sering mengeluh karena dana yang dikeluarkan tidak transparansi dan tidak akuntabel, hal ini membuat masyarakat desa Sainiup resah.

Baca Juga:  Pengelolaan Dana Desa Oetulu Terbangkalai, Masyarakat Datangi Kejari

Sementara Kepala Desa Saniup, Vinsensius Naiheli, yang dihubungi media, hingga berita ini diturukan belum dapat memberikan keterangan, meskipun wartawan telah menghubunginya melalui telepon dan whatsApp.

Penulis : Laris Mataubana

  • Bagikan