Desa Banain B Prioritaskan Program Antisipasi Rawan Pangan

  • Bagikan
Kepala Desa Benain B, Yulius Kolo

NTT-News.com, Kefamenanu – Antisipasi rawan pangan di desa Banain B, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi kegiatan program yang paling diprioritaskan.

Melalui Musyawarah Dusun (Musdus) dan musyawarah Desa (Musdes) kegiatan rawan pangan sudah menjadi kegiatan yang akan di prioritaskan pada tahun 2020 ini.

Kepala Desa Banain B, Yulius Kolo atau yang biasa di sapa akrab Yuko menuturkan, kegiatan tersebut sudah menjadi kewajiban Pemdes untuk diprioritaskan, pasalnya kegiatan tersebut adalah keluhan dari masyarakat melalui musdus dan musdes.

Baca Juga:  OTT di SBD, Viktori-Jos Diminta Tepati Janji Kampanye Selesaikan Masalah Korupsi

“Ini sudah menjadi kewajiban kita bersama, keluhan masyarakat juga sudah banyak ke kita, mencermati curah hujan seperti ini maka melalui musdus juga sudah muncul, musdes juga sudah muncul dan dia (kegiatan rawan pangan) sudah menjadi prioritas kegiatan,” tutur Yuko, Kamis (30/01/2019).

Dirinya juga menjelaskan untuk desa Banain B ada dua kegiatan yang di prioritaskan yakni kegiatan perumahan dan antisipasi rawan pangan.

Baca Juga:  183 KK di Desa Hauteas Dapat BLT DD

Terkait rawan pangan keluhan masyarakat adalah pengadaan beras 100 kilogram Per KK yang di usulkan dalam forum, dan akan disesuaikan dalam anggaran yang di tetapkan, apa yang dibutuhkan lagi pasti ditambahkan.

“Suara forum seprti itu, nanti kemudian dalam penganggarannya tentunya kita bisa sesuaikan apa yang di perlukan bisa di tambahkan,” jelas Yuko.

Baca Juga:  Pekerjaan Ruas Jalan Sepanjang 700 Meter di Desa Kaubele Tahun 2019, Diduga Ada Rekayasa

Selain itu Yuko menambahkan, untuk besaran anggaran belum pasti tapi sudah diasistensi dan akan di sesuaikan saja dengan apa yang dianjurkan masyarakat yakni 100 kg beras per kk.

“Dari 112 kk, kemarin di sepakati per kk 100 kg beras jadi itu tinggal di rasionalisasikan, untuk besaran uang saya belum pastikan, karena itu kita belum finalkan dalam APBDES, ” tambahnya.

Penulis : Fridus

Penulis : fridus

  • Bagikan