Bupati SBD Minta Masyarakat Bahu Membahu Atasi Hama Belalang

  • Bagikan
Hama Belalang Kumbara Masuk di Sumba Barat Daya

NTT-News.com, Tambolaka – Bupati Sumba Barat Daya (SBD) meminta seluruh lapisan masyarakat dan para pemangku jabatan untuk saling bahu membahu mengatasi penyebaran hama belalang yang telah menyerang dua kecamatan di wilayah Wewewa Kabupaten Sumba Barat Daya.

Dirinya juga minta agar masyarakat bahu membahu bersama pemerintah agar masalah belalang ini dapat cepat teratasi, karena hingga saat ini sudah ada kurang lebih 1.000 ha lahan yang dilalui oleh belalang tersebut yang tersebar di Wewewa Timur dan Wewewa Tengah.

Baca Juga:  DPRD SBD Gelar Paripurna Pengumuman Pemberhentian MDT-DT

Dalam kesempatan itu, Bupati SBD ini juga mengucapkan terima kasih atas dukungan cepat dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi dengan membantu memberikan stok obat hama belalang, sehingga pihaknya dengan gencar terus melakukan penyemprotan untuk menekan berkembangnnya belalang-belalang tersebut.

“Provinsi dan Pusat sudah sangat mendukung, maka kita siapkan tenaga sebanyak mungkin untuk melakukan penyemprotan. Kendala yang kita hadapi adalah faktor geografis di daerah Wewewa sehingga sulit kita terus melakukan penyemprotan. Daerahnya ada curam dan tinggi sehingga kita harus menggunakan alat bantu,” ujar bupati, Selasa 3 Agustus 2021.

Baca Juga:  Program "Tujuh Jembatan Emas" Siap Diwujudkan dalam Kerja Nyata

“Saat ini selama kurang lebih 1 minggu sudah banyak belalang yang kita musnahkan, tetapi karena ia juga bertelur terus, maka tetap masih kelihatan banyak yang berterbangan. Yang bisa musnahkan belalang hanya Tuhan, kita hanya akan berusaha untuk menghalaunya dan tidak mengganggu tanaman pertanian petani,” ujarnya menambahkan.

Baca Juga:  Petani Jagung di SBD Gandeng Kopdit Swastisari

Dirinya menegaskan semua upaya yang dilakukan harus dengan kecerdasan. Pihaknya menggunakan alat bantu seperti lampu sorot dan selang panjang untuk dapat melakukan penyemprotan di malam hari.

“Karena faktor geografisnya yang sulit, ada jurang, maka nanti malam kita akan pakai tangga panjang dan selang panjang sehingga penyemprotannya dapat berjalan lancar dan tetap dengan penuh kehati-hatian,” tuturnya.

Rey M

  • Bagikan