Bupati SBD Lantik Kades Terpilih di Wewewa Barat

  • Bagikan

NTT-News.com, Webar-Bupati Sumba Barat Daya(SBD), Kornelius Kodi Mete melantik Kepala Desa terpilih di kecamatan Wewewa Barat hasil pemilihan serentak bulan juni tahun 2021. Kades terpilih yang dilantik berasal dari sembilan desa. Diantaranya, Desa Kabali Dana, Lua Koba, Wee Kombak, Tawo Rara, Kalimbu Tillu, Wee Kurra, Kalembu Kanaika, Kalaki Kambe dan satu desa PAW yaitu Desa Sangu Ate.

Bupati SBD, Kodi Mete mengingatkan supaya kepala desa terpilih yang telah dilantik bisa menjalani amanah rakyat, serta berpegang teguh pada sumpah janji yang telah diucapkan. Menurutnya, pengucapan akta integritas bukan hanya sekedar formalitas. Melainkan harus di implementasikan di wilayah kekuasaan masing-masing. Dengan begitu, lagi jelas Bupati SBD, masyarakat akan mempercayai segala bentuk program kerja.

Baca Juga:  Kades Terpilih Segera Dilantik, Desa Kalingara PSU

“saya mengingatkan semua kepala desa yang telah terlantik hari ini supaya apa yang telah terucap hari ini bukan hanya sekedar diucapkan. Harus menjalankan amanah rakyat, kepercayaan yang diberikan masyarakat hanrus benar-benar dijaga,”tutur Bupati Kodi Mete dalam memberikan arahan seusai pelantikan pada rabu(13/10/2021) di kantor kecamatan Wewewa Barat.

Baca Juga:  Bupati SBD; belum ada tanda kerawanan pangan

Lebih lanjut, Bupati menghimbau agar pemimpin baru tingkat desa bisa merangkul semua lawan-lawan politik di desa masing-masing, serta mengajak semua warga masyarakat untuk mendukung segala bentuk program kerja. Menurutnya, masa demokrasi telah berakhir, sehingga tidak ada lagi polemik di lingkungan sosial.

“saya meminta agar semua kepala-kepala desa yang sudah dilantik, mampu merangkul semua calon-calon yang ikut berkompetisi pada pemilihan serentak saat itu, rangkul semua masyarakat agar bisa mengawal dan mendukung kelancaran program yang sudah di mimpikan,”ucap Kodi Mete.

Baca Juga:  Bangun Solidaritas Antar Agama, Pemda SBD Gelar Bakti Sosial

Dikesempatan itu juga, dirinya juga meminta agar kepala desa terpilih bisa menurunkan jumlah angka stunting. Pasalnya Kabupaten Sumba Barat Daya menjadi salah satu kabupaten yang memiliki angka stunting tertinggi. Sehingga kepala desa harus mampu mengatasi dari tingkat desa.(Rian)

  • Bagikan