Bupati Juandi: Masuk TTU Tidak Bawa KTP Dipulangkan

  • Bagikan
Bupati TTU, David Djuandi

NTT-News.com, Kefamenanu – Untuk menghindari penyebaran virus Corona,Tim gugus tugas penanganan covid 19 Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi NTT memperketat posko yang berada di pintu masuk dan setiap pelintas wajib membawa KTP.

Hal tersebut di lakukan atas kesepakatan tim gugus melalui rapat bersama di kantor lantai 2 Kantor Bupati TTU. Pasalnya Daerah tersebut sudah menjadi Zona Merah.

Dikatakan setiap pelintas yang lewat pintu masuk perbatasan Kabupaten, perbatasan antar Kecamatan, harus menunjukan Kartu Tanda Penduduk ( KTP) guna mengetahui identitas pelintas.

Baca Juga:  Pembayaran Honor di TTU Bervariasi, Ini Jawaban Kadis PPRK

Bupati Kabupaten TTU Drs. Juadi David Mengatakan untuk memutus mata rantai covid 19 tim gugus tugas covid 19 Kabupaten TTU memperketat posko- posko yang sudah disiapkan.

Dikatakannya hal tersebut di lakukan dengan cara setiap pelintas yang melewati wilayah TTU harus menunjukan identitas jelas.

Sehingga apabila ada warga atau pelintas yang lewat diketahui terindikasi covid 19 bisa di ketahui secara jelas asalnya.

Bupati Juandi menegaskan apabila setiap pelintas yang lewat tidak membawa KTP akan di pulangkan.

“Kami sudah rapat tim gugus tugas satgas covid 19 TTU khusus keluar masuk perbatasan Kabupaten dan perbatasan tiap Kecamatan terutama masuk keluar harus menggunakan KTP, kalau tidak ada KTP suruh dia pulang,” Tegas Juandi. Di halaman Kantor Bupati. Rabu, (30/06/2021).

Baca Juga:  Paket Sehati Daftar di KPU, Ketua DPW Nasdem: Ini berdasarkan Hasil Survey

Pada kesempatan itu Juandi Menambahkan perlakuan pengecekan KTP bukan hanya di pintu masuk namun di pasar- pasar juga akan di lakukan pengecekan KTP bagi pengunjung.

“Hari ini (30/06) itu di pasar – pasar wilayah Kabupaten TTU masuk pasar harus masker, harus cuci tangan dan KTP tanpa itu jangan masuk pasar,” Tambah Juandi Tegas.

Baca Juga:  Serius Perangi Perdagangan Manusia, Bupati TTU Temui Kapolda

Sedang untuk kegiatan perkantoran Kata Juandi untuk sementara masih tetap berjalan normal. Namun lanjut Juandi kalau penyebaran virus corona semakin meningkat maka akan memberlakukan work from home (WFH).

“Kita belum berlakukan bekerja di rumah, kalau memang covid 19 di TTU meningkat maka kita akan terapkan itu untuk menghindari penyebaran covid 19 karena sekarang kita sudah Zona Merah, dan itu menjadi pertimbangan kita,” Kata David.

Fridus Ciompah

  • Bagikan