Banjir Bandang di Sumba Timur, GMNI SBD Kumpul 10 Juta

  • Bagikan
DPC GMNI SBD Saat Aksi Kemanusiaan
DPC GMNI SBD Saat Aksi Kemanusiaan

NTT-News.com, TAMBOLAKA-Musibah yang telah meresahkan warga masyarakat di beberapa wilayah Kabupaten/Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, membuat semua elemen masyarakat berempati dalam menyikapinya. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumba Barat Daya (SBD) turut berpartisipasi dalam melakukan aksi peduli kemanusiaan.

Aksi kemanusiaan yang berlangsung  dua hari, GMNI SBD telah mengumpulkan dana Rp.10.100.000,-. Namun demikian, open donasi masih diberlakukan dan aksi penggalangan dana pun akan dilakukan lagi di pasar Waimangura, Kecamatan Wewewa Barat pada esok harinya, Sabtu (10/04/2021). Bantuan yang diperoleh akan disalurkan ke Kabupaten Sumba Timur, hari Minggu (11/04/2021) lusa. Hal ini, dikatakan oleh Ketua DPC GMNI SBD, Tobias Talu, pada Jumat (09/04/2021) sore tadi.

Tobias menyebut bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk kepedulian dan jiwa nasionalisme kader GMNI dalam kehidupan bersosial. Aksi open donasi ini, kata Tobias, juga bentuk inisiatif mahasiswa-mahasiswi STKIP Weetebula dan STIMIKOM Stella Maris Sumba yang sedang berkecimpun dalam organisasi eksternal kampus itu. Sehingga, lagi kata Tobias, nilai kegotongroyongan yang diamanahkan oleh Bung Karno dapat terlihat implementasinya dalam kegiatan-kegiatan untuk kemanusiaan.

Baca Juga:  Longsor dan Banjir di Adonara, Ini Sikap PSI

“Sebagai kader GMNI yang berjiwa nasionalis, pancasilais akan selalu berpegang teguh pada nilai-nilai kegotongroyongan lewat kegiatan-kegiatan untuk kemanusiaan. Aksi ini juga kami lakukan untuk turut berpartisipasi dalam menyikapi musibah banjir bandang dan tanah longsor yang menimpa saudara-saudara kita,” imbuh Tobias Talu.

Tobias menambahkan bahwa musibah yang melanda beberapa wilayah di NTT menjadi duka bersama. Sehingga dirinya mengharapkan supaya bencana alam yang meresahkan warga masyarakat segera berakhir. “Ini kejadian alam sehingga kita hanya boleh berharap dalam doa,” ungkap alumni perguruan tinggi STKIP Weetebula Sumba tersebut.

Baca Juga:  PDIP NTT Gelorakan Semangat Gotong Royong Tanggap Darurat Bencana

Ketika ditanyai terkait bentuk bantuan yang hendak disalurkan, Tobias menjelaskan bahwa bantuan-bantuan yang didonasikan akan disesuaikan dengan kebutuhan korban yang benar-benar terdampak serta mereka (korban.red) yang belum mendapatkan bantuan apa-apa.

“Ya, nanti kita sesuaikan dengan kebutuhan korban. Kami dari DPC GMNI SBD akan fokus pada korban yang belum mendapatkan bantuan dan yang benar-benar membutuhkan,” jelas Tobias.

Lebih lanjut, Ketua DPC GMNI SBD juga memohon maaf karena tidak bisa memberi bantuan di daerah-daerah lainnya. Namun, dirinya meyakini bahwa wilayah lain yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor akan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak. Menurutnya, untuk sementara waktu, dana yang diperoleh hanya bisa diperuntukan di Kabupaten Sumba Timur.

Baca Juga:  Akses Internet Terputus, Ketua DPRD NTT Mengajak Mahasiswa Belajar di Rujab

“Mohon maaf, kami tidak bisa menyalurkan bantuan di wilayah lain dengan adanya keterbatasan kami ini. Saya percaya bahwa bapak, mama, adik, kakak yang juga wilayahnya terdampak banjir pasti akan mendapatkan hal yang sama,” imbuh dirinya dengan nada haru.

Di kesempatan itu, dirinya juga menyampaikan limpah terima kasih kepada semua penyumbang yang sudah berpartisipasi. Selain itu, Tobias juga mengtakan bahwa alasan tidak sempat bergabung dengan beberapa komunitas dikarenakan rutinitas lainnya di organisasi.

“Terima kasih untuk semua warga masyarakat yang telah memberi dengan sukarela. Saya juga mohon maaf karena tidak bisa bersama komunitas lainnya yang sudah melakukan aksi kepedulian untuk kemanusiaan karena kami masih melakukan beberapa aktivitas mendesak di organisasi,” tutup Tobias.(Rian Umbu)

 

  • Bagikan