Ayo ke SBD, Bupati ajak Nonton Atraksi Pasola 2020 di Kodi

  • Bagikan
Aktraksi Pasola di Kodi Sumba Barat Daya (foto: dok)

NTT-News.com, Tambolaka – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), dr. Kornelius Kodi Mete mengajak masyarakat di seluruh Dunia terlebih kepada pencinta petualangan menikmati keindahan alam dan kekayaan budaya untuk datang menikmati Atraksi Pasola Di Pulau Sumba khususnya di wilayah Kodi.

Pasola ini hanya ada di Sumba. Pasola adalah tradisi perang di atas Kuda menggunakan lembing atau Kayu sebagai tombak untuk melempar lawan. Ini adalah pertarungan sengit dan memacu adrenalin, bukan saja mereka yang berperang di atas Kuda, kita yang menyaksikan juga pasti merasakan itu,” cerita lelaki yang akrab disapa Dokter Nelis ini, Sabtu 23 November 2019

Baca Juga:  Manola FC Jawara Turnamen Piala Lede Kalumbang Cup

Dia mengatakan, menurut prediksi, Pasola akan di gelar pada Minggu Kedua Bulan Februari Tahun 2020. Pasola akan digelar setelah mendapatkan persetujuan Para Tetua adat atau Rato Adat, setelah terjadinya bulan Purnama pada bulan Februari tersebut.

Menurutnya, wisatawan sebaiknya datang lebih awal sebelum tiba saatnya Pasola di gelar, sebab sebelum Pasola ada banyak atraksi budaya yang digelar, mulai dari pelantunan syair-syair adat (Kawoking) memanggil Nale atau Nyale (Cacing Laut), sebab Pasola itu akan digelar dengan ditandainya datangnya Nale. Ada juga atraksi Gulat Adat, Patukung (tinju adat) dan masih banyak lagi atraksi-atraksi seru.

Baca Juga:  Disparekraf Gelar Event Renang Terbuka di Laut Namosain

“Jadi berwisata di Sumba itu untungnya dobel, bisa nonton Pasola mulai Februari sampai dengan Maret, setelah nonton Pasola bisa jalan-jalan menyusuri keindahan panorama Pantai berpasir Putih sampai batas mata memandang, ada keindahan megalitik dan situs Kampung adat dengan rumah menara menjulang ke angkasa nan alami,” bebernya.

“Ada juga keindahan air terjun dan bukit-bukit yang akan memberimu banyak inspirasi baru. Itulah untungnya datang di SBD. Saat mau pulang, tenun khas wanita SBD dengan motif bermakna religius bisa menjadi pilihan sebagai cinderamata untuk keluarga atau sekedar menjadi bahan membuat pakaian, bisa juga sebagai bahan koleksi pribadi,” lanjutnya.

Baca Juga:  Bupati SBD Dampingi Tim ahli asal Prancis Teliti Sumber Air Weewini

Untuk Wisatawan dalam Negeri, dia menyampaikan agar jangan dulu terburu-buru menghabiskan uang unuk liburan ke luar negeri, sebab di dalam negeri juga tidak kalah indah dan bahkan keindahan Indonesia khususnya di Sumba tidak ada yang sama dengan di luar sana.

“Indonesia memiliki banyak pantai terpencil dan situs sejarah yang menakjubkan. Di Sumba pantainya masih sangat natural. Soal fasilitas sudah cukup memadai, dan kami akan terus membenahi untuk memberikan yang terbaik buat anda yang berwisata ke Sumba,” tutupnya.

Penulis : Lorens

  • Bagikan