Aktivis Minta Pemda TTU dan Polisi Antisipasi Masuknya Ormas Radikal

  • Bagikan
Aktivis GMNI saat Menggelar aksi damai di Kefamenanu
Aktivis GMNI saat Menggelar aksi damai di Kefamenanu

NTT-News.com, Kefamenanu – Menyongsong Hari lahirnya Pancasila yang biasanya diperingati setiap tanggal 1 Juni membawa kesan tersendiri bagi setiap anak bangsa di seluruh wilayah NKRI untuk memperingati hari bersejarah tersebut.

Di Wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kefamenanu meminta Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) untuk bekerja sama dengan Polres TTU mengidentifikasi masuknya ormas-ormas anti pancasila yang akan merusak keutuhan NKRI.

Baca Juga:  Matangkan Persiapan Musda Alumni GMNI, Bupati TTU ke Ende

Hal itu merupakan satu dari tiga poin pernyataan sikap dari GMNI Kefamenanu saat aksi damai yang dilaksanakan pada, Senin (22/5) siang.

Aktivis DPC GMNI Cabang Kefamenanu, menyatakan bahwa masuknya organisasi radikalisme tersebut mengancam keutuhan NKRI dan merusak keberagaman yang ada di NKRI.

“Ormas radikal itu hanya ingin merusak keragaman dan mengancam kokohnya Nilai Pancasila yang selama ini dianut sebagai Dasar Negara,” kata Koordinator Lapangan, Yefta Yuridno Silla saat berorasi. (Peter)

  • Bagikan