75 Tahun Merdeka, 12 Desa di Sumba Baru Menikmati Terangnya Malam

  • Bagikan
Personil PLN saat memeriksa kondisi jaringan listrik

NTT-News.com, Waingapu – Di tengah pandemi Covid-19, PLN terus bekerja untuk menghadirkan listrik ke seluruh pelosok tanah air. Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, PLN berhasil mengalirkan listrik ke 538 Kepala Keluarga (KK) di 12 desa yang berada Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kini mereka menikmati terang di malam hari.

Adapun 12 Desa tersebut antara lain empat desa di Kabupaten Sumba Timur yaitu Desa Watumbelar di Kecamatan Lewa Tidahu, Desa Rakawatu, Desa Kondamara di Kecamatan Lewa, Desa Lailara di Kecamatan Katala Mahu Lingu 26 Pelanggan Kabupaten Sumba Timur. Kemudian, satu desa di Kabupaten Sumba Tengah yaitu Desa Jodu di Kecamatan Umbu Ratu Nggai.

Baca Juga:  Ramli, Pegawai PLN SBD Diduga Kuat Tipu Puluhan Calon Pelanggan

Sebanyak tujuh desa di Kabupaten Sumba Barat Daya yaitu Desa Watu Wona, Desa Ana Kaka, dan Desa Ana Engge di Kecamatan Kodi, Desa Hameli Ate di Kecamatan Kodi Utara Desa Menne Ate, Desa Weekombaka, Desa Lua Koba di kecamatan Wewewa Barat.

“Ditengah pandemi Covid 19 ini, kami senang bisa memberikan sesuatu yang berharga bagi masyarakat kita khususnya di Pulau Sumba. Ini menjadi hadiah untuk menyambut HUT RI ke-75,” tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko.

Baca Juga:  Hampir 70 Tahun Merdeka, Masyarakat Elar Belum Nikmati Listrik

PLN juga menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah daerah yang telah mendukung pembangunan infrastruktur untuk melistriki desa-desa di kawasan 3T tersebut. Dirinya juga berharap, hadirnya listrik tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat penerangan tetapi juga untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

Berdasarkan info dari Manager UP2K (Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan) Kupang Cahyo Gunadi menyampaikan Untuk melistriki 12 desa tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 43,14 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 60,20 kms dan 13 buah gardu dengan total 600 kVA.

Baca Juga:  PLN Gandeng Pemerintah Sumba Barat Daya Nyalakan Listrik 234 KK

Sementara itu, Camat Lewa, Drs Banju Ndakumanung mengatakan, “Listrik menjadi salah satu harapan kami. Terima kasih kepada PLN yang telah memberikan listrik. Adanya listrik aktifitas masyarakat di malam hari lebih produktif untuk meningkatkan ekonomi.”

Made Hary Palguna selaku Manager UP3 Sumba menyebutkan Rasio Desa Berlistrik pulau Sumba saat ini 90,00% dan rasio elektrifikasi 75,12%. Untuk desa-desa yang belum berlistrik, PLN secara bertahap membangun infrastruktur kelistrikan untuk melistriki seluruh desa di Pulau Sumba,” tutupnya. (hms/rey)

  • Bagikan