36 Peserta Didik SMAN Lurasik Ikut Pelatihan Pemula Jurnalistik

  • Bagikan
Peserta Pelatihan Jurnalistik serius mengikuti paparan materi dari narasumber

NTT-News.com, Kefamenanu – Sebanyak 36 peserta didik sekolah Menengah Atas Lurasik (Smanlur), mengikuti pelatihan pemula jurnalistik yang diselenggarakan oleh lembaga satuan tersebut.

Kegiatan pelatihan jurnalistik dilaksanakan di ruang laboratorium Kimia, Sabtu (24/04/2021), sekira pukul 08:00- 16:00 waktu setempat, dan dipandu langsung oleh Romo Inosensius Nahak, Pr dan dibuka oleh kepala sekolah atau yang mewakili Wakasek Kesiswaan Maximus Seo, S.Fil dan diikuti oleh 36 siswa-siswi.

Baca Juga:  Peduli Bersih, Siswa-siswi SMA Negeri Lurasik Bersihkan Gereja Katolik

Pemateri dan siswa-siswi sangat antusias dan kegiatan tersebut dan sesuai anjuran protokol kesehatan (Prokes).

Dalam pembukaan acara Pelatihan pemula jurnalistik, Maximus Seo membuka dengan resmi kegiatan pelatihan sekaligus menegaskan kepada para peserta bahwa jurnalistik adalah potensi yang sangat besar, dan dengan menulis kita mampu menggegam dunia yang begitu luas, mengembangkan potensi kita dalam hhal menulis”. Ungkap wakasek yang akrab di sapa Maksi.

Baca Juga:  HUT 17 SMA N Lurasik-TTU, Diselenggarakan Secara Adat

Wakasek Maksi menambahkan bahwa, “Jangan pernah mati sebelum meninggal” yang mengartikan bahwa teruslah kembangkan hidupmu dengan nilai-nilai positif sebelum hidup itu berakhir.

Sementara itu pemateri , romo Ino Nahak dalam memberi materi dirinya menegaskan bahwa ” menulis itu tidak segampang yang orang lain pikirkan, karena dalam menulis memiliki syarat-syarat khususnya dalam menulis berita harus ada unsur 5W +1 H adalah kunci utama dalam penulisan sehingga orang itu bisa dikatakan sebagai penulis yang profesional.

Baca Juga:  PJJ Mulai berlaku 21-30 Januari di Smanlur, Kepsek Himbau Taat Asas

“Ada begitu banyak hal-hal yang menarik, dan itu yang harus ditulis dan untuk menjadi sukses perlu adanya pengorbanan,” tutup Romo Ino yang juga adalah penulis, fotagrafer Komsos Keuskupan Atambua.

Laris Mataubana

  • Bagikan